Rabu 25 September 2019, 13:46 WIB

Pemkab Flores Timur Akan Fasilitasi Dokumen Untuk TKI Ilegal

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Pemkab Flores Timur Akan Fasilitasi Dokumen Untuk TKI Ilegal

Antara
Ilustrasi

 

PEMKAB Flores Timur, Nusa Tenggara Timur berupaya memenuhi kebutuhan para tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia. Selama ini marak TKI ilegal asal Flores Timur yang bekerja di Malaysia.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Flores Timur, Marianus Wotan telah menemui Konsulat RI Tawau di Bangunan Yun Fah, Jalan Sin Onn, Sabah, Malaysia untuk membangun koordinasi untuk memenuhi kebutuhan TKI terkait kepengurusan dokumen.

"Beberapa waktu lalu kami sudah menemui Konsulat RI di Tawau Malaysia. Dari keterangan yang kami peroleh, banyak TKI asal Flores Timur tidak memiliki dokumen lengkap atau ilegal. Banyak yang sudah dideportasi.  Saya cukup prihatin dengan kondisi tersebut. Saya juga sempat memantau kondisi para TKI yang berada di penampungan akibat deportasi. Cukup memprihatinkan," kata Marianus, Rabu (25/9).

Dalam pertemuan itu Dukcapil Pemkab Flores Timur akan menyiapkan surat-surat yang dibutuhkan TKI asal Flores Timur agar para TKI bisa tenang bekerja di Malaysia.

Marianus pun menuturkan, pertemuan dengan konsulat juga untuk berkoordiansi dengan sejumlah perusahan tempat TKI bekerja. Dari hasil laporan di Tawau, ada ratusan ribu warga Indonesia belum memiliki visa kerja karena terbentur kelengkapan dokumen kependudukan. Sehingga mereka rentan dideportasi.

baca juga: Port Visit Ajak Anak-Anak Mengenal Aktivitas Pelabuhan

"Dari kesepakatan dengan pihak konsulat, akan dilakukan perekaman data kependudukan langsung di tiga lokasi yaitu di Nunukan, Tarakan dan  Tawau-Malaysia. Sehingga dengan identitas data yang jelas, pihak konsulat bersama BP3TK,dan imigrasi akan membantu proses kepengurusan dokumen bagi para TKI di sana," pungkas Marianus. (OL-3)

 

Baca Juga

ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Pasien Positif Covid-19 di Klaten 22 Orang, 15 Sembuh

👤Djoko Sardjono 🕔Senin 25 Mei 2020, 09:25 WIB
Pasien dalam pengawasan (PDP) yang saat ini diisolasi di rumah sakit berjumlah 10 orang. Kemudian, orang dengan status dalam pemantauan...
Dok MI

Aniaya Pria dengan Gangguan Jiwa, Dua Polisi Diproses Hukum

👤Cindy Ang 🕔Senin 25 Mei 2020, 09:00 WIB
Aksi penganiayaan tersebut bermula saat kedua polisi itu tengah melaksanakan tugas di Desa Bagok Sa untuk mengimbau masyarakat terkait...
MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE

Warga Dusun Blang Gelar Open House di Musala Desa

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Senin 25 Mei 2020, 08:30 WIB
Open house tersebut sebagai media bersilaturahmi antarsesama warga Dusun Blang yang berjumlah sekitar 25 keluarga atau sekitar 120...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya