Rabu 25 September 2019, 09:45 WIB

Indonesia Harap Selandia Baru Tingkatkan Kerja Sama Ketenagakerja

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Indonesia Harap Selandia Baru Tingkatkan Kerja Sama Ketenagakerja

ANTARA/Dhemas Reviyanto
Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri

 

INDONESIA berharap Selandia Baru bisa meningkatkan realisasi kerja sama di sektor ketenagakerjaan.

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengungkapkan, selama ini, Selandia Baru telah banyak memberi kesempatan kepada pelajar Indonesia untuk mengenyam pendidikan di negara tersebut.

"Setidaknya, setiap tahun, Selandia Baru membuka 200 peluang beasiswa bagi pelajar Indonesia," ujar Hanif melalui keterangan resmi, Rabu (25/9).

Namun, menurutnya, saat ini, beasiswa untuk pelajar saja tidaklah cukup. Pemerintah ingin ada kerja sama terkait pengembangan kompetensi bagi para tenaga kerja.

“Kita butuh upgrade instruktur-instruktur BLK agar mereka bisa menghadapi digital ekonomi dan sebagainya. Jadi kami ingin tidak hanya pelajar yang diberi kesempatan,” ujar Menaker.

Baca juga: Untuk yang Belum Kerja, Ini Cara Ikut Program Kartu Pra-Kerja

Selain investasi SDM, kedua belah pihak juga membahas peluang penempatan tenaga kerja Tanah Air ke Selandia Baru.

Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia Jonathan Austin mengatakan ada beberapa profesi yang memang membutuhkan tenaga ahli dari Indonesia seperti pemotong hewan secara halal, chef, dan barista.

Hanif pun berharap pemerintah Selandia Baru dapat segera mengirim tim teknis untuk membahas tindak lanjut peluang kerja sama tersebut.

“Sehingga nantinya untuk penempatan dan visa pekerja semakin dipermudah,” tandasnya. (OL-2)

Baca Juga

MI/Ramdani

Kemenhub: Pengendalian Transportasi Hari Pertama Lebaran Kondusif

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 24 Mei 2020, 19:07 WIB
Pengawasan menyasar semua arus keluar dan masuk wilayah Jabodetabek, termasuk jalur darat, laut dan...
Antara/Muhammad Iqbal

70% Pesawat Grounded, Garuda Lakukan Prolong Inspection

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 24 Mei 2020, 14:32 WIB
Prolong inspection bertujuan menjaga kelayakan pesawat, karena rute berkurang akibat pandemi...
MI/PIUS ERLANGGA

Sri Mulyani: Tidak Ada Kesehatan, Tidak Ada Ekonomi

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 24 Mei 2020, 13:00 WIB
"Itu sebabnya, pada saat terjadi pandemi, langkah pertama pemerintah adalah mengunci terlebih dahulu dana Rp75 triliun khusus untuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya