Selasa 24 September 2019, 22:01 WIB

Perkuat Diskusi, NasDem Ingin Kokohkan Peran

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Perkuat Diskusi, NasDem Ingin Kokohkan Peran

MI/RAMDANI
Ketua Organizing Committee (OC) Kongres NasDem Amelia Anggraini

 

MASUKNYA para milenial menambah gagasan segar Partai NasDem untuk kemajuan Indonesia. Gagasan tersebut akan disampaikan dalam Dialog Selasa yang digelar malam ini Dialog Selasa ini merupakan bagian dari rangkaian Pra Kongres II Partai NasDem.

Ketua Organizing Committee (OC) Kongres NasDem Amelia Anggraini mengatakan ide segar yang muncul akan dirangkum dan dibawah ke rapat tertinggi tersebut yang berlangsung pada 8-11 November 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kongres merupakan forum tertinggi partai yang akan merumuskan dan memutuskan kebijakan-kebijakan strategis partai bagi kebesaran partai ke depan.

"Sejumlah agenda politik akan segera dihadapi, di antaranya Pilkada yang dimulai 2020, Pilkada Serentak 2024, juga Pileg dan Pilpres 2024," ujar Amelia, pada acara Dialog Selasa, di kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Senin (24/9).

Menurut Amel, forum kongres ini juga merupakan bentuk konsolidasi organisasi, wawasan, visi, dan misi agar NasDem dapat mengambil peran secara optimal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Delegasi kongres yang datang diharapkan dapat memahami visi-misi partai secara holistic dan komprehensif yang akan menjadi landasan bagi kerja-kerja politik ke depan.

Ia mengatakan Dialog Selasa kali ini lebih spesial karena bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional. Para legislator muda NasDem akan berbicara banyak tentang pertanian Tanah Air.

Pada kesempatan itu, Anggota DPR sekaligus politisi muda NasDem, Kresna Dewanata Prosakh mengungkapkan perlu adanya penguatan kebijakan dalam negeri yang mendukung produk pertanian unggulan ekspor sekaligus memperluas pasar internasional. Hal tersebut dilakukan agar produk pertanian Indonesia bisa bersaing di pasar global.

"Meningkatkan pertanian terhadap kebutuhan pasar dalam negeri dengan mengoptimalkan efisiensi produk dalam negeri untuk bersaing untuk bersaing dengan produk pertanian impor di pasar domestik," paparnya.

Tokoh muda perempuan NasDem, Ratih Megasari juga turut menanggapi pelaksanaan reforma agraria sebagai amanat UU No. 5 Th 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok Agraria (UUPA 1960). Dia melihat amanat UUPA 1960 akan reforma agraria memang belum sepenuhnya tercapai.

Hal ini terlihat dari masih adanya konflik-konflik agraria yang terjadi serta ketidakadilan yang dirasakan oleh masyarakat petani atas izin-izin hak milik atau hak guna lahan skala besar yang diberikan kepada perusahaan negara maupun swasta. Namun di lain sisi, pemerintah terus melakukan upaya dalam mencapai reforma agraria tersebut salah satunya dengan program sertifikasi tanah untuk rakyat.

“Ke depannya, upaya reforma agraria perlu lebih disosialisasikan ke masyarakat dan didampingi oleh program pemberian kredit, bibit dan bantuan-bantuan lain dengan syarat-syarat yang ringan, sehingga masyarakat pemilik lahan tidak akan terpaksa menyerahkan penguasaan tanahnya kepada orang lain karena faktor ekonomi,” jelasnya.

Kegiatan Dialog Selasa ini juga turut dihadiri Ketua Umum Petani NasDem, Saiful Bahari. Dalam paparannya, dia mengungkapkan bahwa kehidupan penduduk masyarakat Indonesia sebagian besar masih menggantungkan hidup dari pertanian.

“Tanah pertanian merupakan sumber pokok bagi petani untuk dapat membangun ekonomi desa lebih mandiri, berdaulat dan berkelanjutan. Karena itu petani tanpa lahan pertanian yang cukup sama saja membiarkan kemiskinan pedesaan semakin meluas,” paparnya.

Saiful mengatakan, konstitusi dan Undang-undang No 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA 1960) telah mengamanatkan reforma agraria harus dan mutlak menjadi basis pembangunan sosial-ekonomi Indonesia yang berkeadilan.

“Pembangunan tanpa reforma agraria hanya akan menjadikan ekonomi Indonesia rapuh, tidak berdaulat dan menciptakan kesenjangan sosial,” pungkasnya.(OL-4)

Baca Juga

DOK DPR RI

KPPA Harus Deteksi Anak Terpapar Covid-19 di Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 10 April 2020, 17:00 WIB
Yandri menyampaikan, saat ini kasus positif virus korona sebanyak 3.293 pasien. Dari data tersebut, KPPPA harus mampu mendeteksi jumlah...
DOK DPR RI

Ciptakan Stabilitas Harga, Bulog Diminta Gelar Operasi Pasar

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 10 April 2020, 15:25 WIB
Menjelang Ramadan dan Idul Fitri ini, jangan sampai ada pihak spekulan yang mengambil keuntungan besar dalam kondisi seperti...
Antara

Jokowi: Mari Hadapi Pandemi Ini dengan Kebersamaan

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 10 April 2020, 14:52 WIB
Menurut Presiden, pandemi yang dihadapi ini merupakan ujian berat bagi bangsa yang memerlukan kebersamaan, gotong-royong, dan disiplin...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya