Senin 23 September 2019, 04:00 WIB

Garuda Asia telah Berikan Segalanya

Rahmatul Fajri | Sepak Bola
Garuda Asia telah Berikan Segalanya

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
TIMNAS INDONESIA U-16 IMBANG LAWAN TIMNAS CINA U-16

 

TIMNAS Indonesia U-16 mengakhiri penampilan di penyisihan Grup G Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 dengan hasil imbang. Tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno kemarin malam, 'Garuda Asia'--julukan timnas U-16--berbagi angka dengan Tiongkok setelah bermain 0-0.

Hasil imbang itu membuat Indonesia harus puas menjadi runner-up Grup G. Memiliki poin sama, 10, Indonesia kalah selisih gol dari Tiongkok yang menjadi juara grup dan lolos ke putaran final di Bahrain tahun depan.

Imbang melawan Tiongkok membuat Indonesia saat ini menjadi runner-up terbaik karena keunggulan selisih gol. Posisi 'Garuda Asia' sendiri belum aman karena bisa terlempar dari posisi empat besar runner-up terbaik oleh Oman yang kini memiliki poin 6, Yordania (4), Afghanistan (4), dan Qatar (4).

Walau demikian, dengan selisih gol 12-0, kemenangan 15-1 atas Kepulauan Mariana Utara yang menjadi juru kunci Grup G tidak dihitung luang lolos terbuka sangat besar. Saat ini, Yordania memiliki selisih gol 8-1, Afghanistan (5-2), dan Qatar (3-1). Hingga berita ini diturunkan, Oman, Yordania, Afghanistan, dan Qatar belum memainkan partai terakhir di grup masing-masing.

Walau peluang lolos terbuka lebar, pelatih Indonesia, Bima Sakti, enggan merayakannya saat ini. Ia menegaskan masih menunggu hasil laga lain untuk memastikan lolos atau tidaknya Indonesia.

"Jika lolos, kami akan akan melakukan evaluasi. Kalau lolos tentu perjuangan akan lebih berat dan saya akan mempersiapkan anak-anak soal mengatur tempo permainan, finishing touch, dan kesiapan fisik," kata Bima Sakti.

Hal senada diungkapkan striker timnas U-16, Athallah Araihan. Menurutnya, ini menjadi pengalaman luar biasa bagi dirinya dan kawan-kawan.

"Kami belum tahu bisa lolos atau tidak, tapi yang terpenting semua sudah berusaha secara maksimal," ungkap striker timnas U-16, Athallah Araihan.

Hargai kerja keras

Tentang hasil yang didapat di penyisihan Grup G, Bima mengaku cukup gembira. Menurutnya, ini didapat berkat kerja keras semua pihak, terutama para pemain.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras pemain dan telah bermain maksimal. Poin kita sama dengan Tiongkok meski kalah selisih gol. Kita harus apresiasi pemain-pemain kita," kata Bima.

Ke depannya, setelah pemain dipulangkan ke klub masing-masing, Bima mengatakan akan mengagendakan training camp di berbagai kota di Indonesia untuk terus memantapkan chemistry antarpemain.

Sementara itu, pelatih Tiongkok, Antonio Puche, mengatakan Indonesia mampu menyulitkan timnya. Ia mengatakan, skuad asuhan Bima Sakti telah menebar ancaman, mulai awal kualifikasi dengan melibas Filipina dan Brunei.

"Indonesia tim yang tangguh. Permainannya sangat bagus. Bahkan, mampu mencetak banyak gol pada pertandingan sebelumnya. Penonton Indonesia juga fantastis," kata Antonio. (R-1)

Baca Juga

AFP/Fayez Nureldine

Cepat atau lambat, Xavi akan Latih Barcelona

👤Akmal Fauzi 🕔Senin 13 Juli 2020, 13:38 WIB
Presiden barcelona mengakui Xavi Hernandez bakalan kembali dan mengisi pos kepelatihan. Namun untuk saat ini, klub masih memberikan...
CRISTINA QUICLER / AFP

Sevilla Perpanjang Rekor tak Terkalahkan

👤Akmal Fauzi 🕔Senin 13 Juli 2020, 09:16 WIB
Kemenangan atas Mallorca membuat Sevilla bertengger di posisi keempat klasemen dengan 66 poin. Berkat hasil ini, Sevilla praktis...
ANTARA

Marc Klok Belajar bahasa Indonesia dari Otavio Dutra

👤Antara 🕔Senin 13 Juli 2020, 07:00 WIB
Marc Klok baru memulai karier di Indonesia pada 2017 saat dia bermain untuk PSM Makassar. Dia baru bergabung dengan Persija mulai musim...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya