Minggu 22 September 2019, 12:51 WIB

Pengelola Gelora Bung Karno Harus Jaga Marwah Olahraga

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Pengelola Gelora Bung Karno Harus Jaga Marwah Olahraga

MI/Rommy Pujianto
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto

ADANYA rencana bakal diadakannya kegiatan balap mobil bertitel GBK Race, di area Stadion Gelora Bung Karno, turut menjadi perhatian Kemenpora.

Melalui Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Brot mengingatkan pada pihak pengurus Stadion GBK agar tetap menjaga marwah GBK sebagai prasarana olahraga yang secara historis memang identik dengan kegiatan olahraga.

"Bahwasanya ada kegiatan komersial yang tidak terkait olahraga, silakan asal tidak mengganggu kegiatan olahraga itu sendiri," ujar Gatot dalam keterangan persnya, Minggu (22/9).

Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPK-GBK) Winarto, sendiri tak membantah bahwa kegiatan balapan mobil akan dilakukan pada awal Oktober 2019, dan yang sudah dilakukan baru berupa trial. Hasil trial itu nantinya akan mengetahui apakah bisa atau tidak memakai area GBK.

Sebelumnya, ada sebuah mobil balap melaju kencang di area GBK, sebagaimana tampak dalam video viral di media sosial, pada Kamis (19/9).

Winarto mengatakan bahwa adanya mobil di area GBK itu bukan merupakan bagian kegiatan dari lomba balap mobil, tapi merupakan sebagai uji coba.

"Itu bukan balapan, itu hanya tes kecepatan," ujar Winarno.

Pihak Kemenpora juga sejatinya mendukung kegiatan otomotif karena masih bagian dari olahraga. Tetapi, harus pada venue atau lokasi tersendiri.

Kemenpora pun sangat berharap pada PP GBK untuk sangat berhati hati supaya masalah rencana tersebut perlu kembali dipertimbangkan nilai kemanfaatannya bagi publik atau sebaliknya.

"Karena bisa berpotensi menimbulkan kegaduhan publik yang tidak perlu. Isu Audisi Djarum tempo hari sudah usai sementara gaduhnya kan lama, jadi saya harap jangan ada lagi kegaduhan yang lain," ujar Gatot. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More