Minggu 22 September 2019, 12:15 WIB

Kualitas Udara 4 Daerah di Babel Tidak Sehat

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Kualitas Udara 4 Daerah di Babel Tidak Sehat

MI/Rendy Ferdiansyah
Petugas PMI membagikanmasker kepada warga di Babel

 

KUALITAS udara di empat daerah di Provinsi Bangka Belitung (Babel) tidak sehat. Hal ini disebabkan kabut asap dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyelimuti sejumlah daerah di Provinsi tersebut.

Kepala bidang (Kabid) pengendalian dan penataan lingkungan. Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Babel Hutriadi mengatakan, berdasarkan pemetaan kualitas udara menurut US AQI AirVisual di beberapa wilayah di Babel masuk dalam kategori tidak sehat.

"Kota Pangkalpinang, Tanjung Pandan, Bangka dan Koba berwarna merah, kalau merah itu tandanya kualitas udara tidak sehat,"kata Hutriadi. Minggu (22/9).

Kualitas udara dengan kategori tidak sehati ini, dijelakanya belum kategori berbahaya bagi masyarakat,"memang tidak sehat, tapi belum kategori berbahaya,"ujarnya.

Sedangkan untuk Manggar, Muntok, Kepoh, Kekapa, Jebus dan Simpang Teritip hasil pementaan pagi, ungkap dia warna Orange artinya asap dari kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti daerah tersebut dapat mempengaruhi orang yang sensitif seperti pengidap asma.

Baca juga : Anggaran Minim, Pemprov Babel Tetap Semangat Atasi Bencana

"orang yang punya penyakit asma in harus waspada, upayakan tidak keluar rumah,"saran dia.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung. Mikron Antariksa mengatakan, pagi tadi asap Karhutla menyelimuti, penyak Kabupaten Bangka Tengah, Payak Benua Kabupaten Bangka.

"Itu asap dari Karhutla di daerah kita sendiri bukan kiriman dari kalimantan atau Riau,"kata Mikron.

Mikron menyarankan masyarakat yang beraktifitas diluar rumah hendaknya mengenakan masker untuk mengantisipasi penyakit ISPA.

"Hindari sering-sering keluar rumah, jika keluar pun gunakan masker selalu. PMI kita sudah turun membagikan masker kepada masyarakat,"ungkap dia.

Mikron menambahkan untuk jumlah titik panas saat ini, ada 71 titik tersebar di tujuh kabupaten/Kota terbanyak di Bangka Selatan dan Bangka sedangkan Pangkalpinang hanya 1 titik. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More