Minggu 22 September 2019, 09:10 WIB

Ahsan/Hendra Pastikan Indonesia Raih Satu Gelar

Rahmatul Fajri | Olahraga
Ahsan/Hendra Pastikan Indonesia Raih Satu Gelar

AFP/FABRICE COFFRINI
Ganda Putra Indonesia Mohammad Ahsan(kiri) dan Hendra Setiawan.

GANDA putra Hendra Seti­awan/Muhammad Ahsan memastikan tiket ke final Tiongkok Open 2019. Di semifinal kemarin, Ahsan/Hendra menumbangkan unggulan tiga asal Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen dua gim langsung dengan 22-20, 21-11 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Tiongkok.

Walau menang dua gim langsung, itu tidak didapat Ahsan/Hendra dengan mudah. Pasalnya, Ahsan tidak dalam kondisi terbaik karena masih mengalami masalah dengan betis.

“Kunci kemenangan kami ada di gim pertama. Setelah menang, di gim kedua kami jadi lebih tenang,” ujar Ahsan seusai laga.

Bagi Daddies, julukan Ahsan/Hendra, ini menjadi final kesembilan mereka tahun ini. Dari delapan laga final sebelumnya, Ahsan/Hendra meraih empat kemenangan, termasuk di Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss.

Lolosnya Ahsan/Hendra ke final membuat Indonesia dipastikan merebut satu gelar. Di laga puncak hari ini, Ahsan/Hendra akan menghadapi ganda Indonesia lainnya, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya.

Markus/Kevin yang meruakan unggulan utama lolos ke final setelah di semifinal menang atas ganda Indonesia lainnya, Fajar Alfian/Rian Ardianto dua gim langsung 21-8 21-16.

Indonesia juga berpeluang menambah gelar dengan lolosnya Anthony Sinisuka Ginting ke laga puncak. Di semifinal, Anthony yang merupakan juara bertahan menyingkirkan unggulan delapan asal Denmark, Anders Antonsen melalui pertarungan ketat rubber gim dengan skor 18-21, 21-5, 21-14.

Di final, Anthony yang merupakan unggulan ketujuh akan menghadapi Kento Momota. Unggulan utama asal Jepang itu lolos ke final dengan menyingkirkan pebulu tangkis tuan rumah, Chen Long dengan 19-21, 21-18, 21-16.

Pertemuan Anthony kontra Momota merupakan ulang final tunggal putra Tiongkok Open 2018. Tahun lalu, Anthony sukses merebut gelar dengan menundukkan Momota 23-21, 21-19.

“Momota pemain yang bisa fokus dari awal sampai akhir, penampilannya juga konsisten. Saya akan belajar dari kekalahan sebelumnya di Jepang Terbuka lalu ,” kata Anthony seperti dikutip badminton.org. (Faj/R-1)  

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More