Sabtu 21 September 2019, 21:17 WIB

89 Kandidat Lolos Seleksi MMA Indonesia Smarties Awards 2019

mediaindonesia.com | Ekonomi
89 Kandidat Lolos Seleksi MMA Indonesia Smarties Awards 2019

Istimwa/MMA
Para MMA Indonesia Smarties Awards 2019 melakukan seleksi.

 

MOBILE Marketing Association (MMA) Indonesia telah mengumumkan kandidat terpilih untuk MMA Indonesia Smarties Awards 2019. Sebanyak 89 kandidat yang berasal dari berbagai sektor industri di Indonesia telah lolos seleksi.

Pemenang akan diumumkan pada saat malam penghargaan yang diadakan di The Ritz-Carlton Mega Kuningan Jakarta, 3 Oktober 2019. 

Memasuki edisi kelima, MMA Indonesia Smarties Awards semakin berkembang pesat, dan memfokuskan diri ke misi utamanya untuk mengakselerasi transformasi dan inovasi sebuah pemasaran melalui media digital.

Pada pers rilisnya di Jakarta, Sabtu (21/9), Shanti Tolani, Country Manager, MMA Indonesia mengatakan  MMA Smarties wards merupakan satu-satunya penghargaan pemasaran digital di dunia yang menghargai pentingnya sebuah inovasi, kreativitas, kesuksesan dan dampak bisnis.

"MMA Smarties Awards terbuka untuk diikuti beragam kalangan yang terlibat dalam pemasaran digital seperti agensi, pemasar, penyedia teknologi, media, hubungan masyarakat, merek, pengiklan, dan lain sebagainya," kata Shanti.

"Mereka yang merasa  memiliki kontribusi positif dalam industri pemasaran digital dapat mendaftarkan diri secara daring untuk kemudian diseleksi oleh juri terpilih. MMA Smarties Awards telah dilaksanakan di beberapa negara regional seperti Amerika Utara, Asia Pasifik, Eropa, Asia Tengah dan Afrika, serta Amerika Latin," paparnya.

Umesh Phadke, Presiden Direktur L’Oreal Indonesia yang merupakan ketua juri Smarties Awards Indonesia 2019 mengatakan, perhatian konsumen telah beralih ke platform digital, hal ini mendorong pemasar dari seluruh industri untuk memasuki sektor ini dan menjangkau target khalayak yang diinginkan.

"Kami sangat terkesan melihat hasil karya para pemasar dan agensi yang telah membuat sebuah kampanye luar biasa yang  telah memberikan standar kreatifitas baru setiap tahunnya,” ujar Umesh Phadke. (OL-09)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More