Minggu 22 September 2019, 03:50 WIB

NIKI : Berkarier di Amerika, Tetap Jadi Diri Sendiri

Indriyani Astuti | Weekend
NIKI : Berkarier di Amerika, Tetap Jadi Diri Sendiri

DOK INSTAGRAM/NIKIZEFANYA
penyanyi, penulis lagu, sekaligus produser rekaman kelahiran Jakarta,

TANPA terasa sudah dua tahun berlalu, penyanyi, penulis lagu, sekaligus produser rekaman kelahiran Jakarta, Niki Zefanya, 20, atau dikenal dengan panggung NIKI merintis karier musiknya di Amerika Serikat. Pelantun Lowkey, Indigo, dan Vintage itu dikenal sebagai musikus perempuan pertama di label rekaman 88rising, bersama dengan rapper Indonesia Brian Imanuel atau Rich Brian.

Perjalanan karier bermusik yang dilaluinya  di Los Angeles, AS, bukan tanpa perjuangan. Gadis berambut panjang itu menyebut tantangan terbesarnya berkarier di ‘Negeri Paman Sam’ itu bukan pada ketatnya kompetisi di industri musik, melainkan justru dari dirinya sendiri.

"Bagaimana agar saya tetap menjadi diri saya sendiri dengan karya saya, dan menyampaikan pesan yang jelas dalam setiap karya saya. Apalagi, banyak sekali talenta di luar sana," kata dia sebelum penampilannya di Jakarta, Kamis (19/9).

Seiring berjalannya waktu serta dukungan dari teman-teman satu label, sambung NIKI, penyanyi beraliran R&B dan indie folk ini mulai menemukan warnanya dan lebih berani untuk membagi karyanya bersama kepada khalayak luas. Selain Rich Brian, 88rising juga menaungi beberapa musisi, seperti Keith Ape, Joji, dan Higher Brothers. 

Untuk tetap menjadi dirinya, ungkap NIKI, label 88rising yang menaunginya dinilai sangat membantu. 

Ia bisa tetap menjadi diri saya sendiri, dan bahkan mengenalkan budaya Asia, negara asal NIKI. "Banyak wajah Asia di dalamnya, dan diharapkan talenta Asia bisa lebih go global," kata penyanyi yang lahir dan besar di Jakarta pada 24 Januari 1999 itu. 

Salah satu bentuk dukungan 88rising terlihat di ajang The Clouds Festival 2019 di Los Angeles, pada Agustus 2019. Lantunan lagu Indonesia Raya mengalir dari mulutnya saat dirinya membuka ajang musik yang selalu ditunggu itu, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia. Suara NIKI bersahutan dengan rekaman suara mendiang Presiden ke-1 RI Soekarno saat pembacaan teks Proklamasi. 

Pengaruh ibu
Diakuinya, selera musik sang ibunda turut memengaruhi warna sederet karya musik yang diproduksi, yakni lagu-lagu dengan genre classic R&B yang populer pada era 1990-an. "Mamaku sering dengerin Destiny Child, Mariah Carey, sampai Stevie Wonder. Jadinya aku jadi lebih suka sama musik R&B di era itu," beber NIKI.

Ketika mencari inspirasi untuk menulis lagu-lagunya, NIKI mengaku tak butuh momen khusus untuk mendapatkannya. Inspirasi, katanya, bisa datang kapan saja, mulai seusai menonton film atau ketika ia berjalan-jalan.
"Itu biasanya datang begitu saja. Sebenarnya cara paling mudah untuk cari inspirasi ya kamu harus banyak jalan-jalan saja," katanya,

Ada satu keinginannya saat ini yang diharapkan bakal terwujud, yakni berkolaborasi dengan beberapa musikus lain, seperti Lisa Blackpink, Yuna (penyanyi asal Malaysia), dan Tulus. “Tulus, dia sangat keren,” kata Niki. (Ant/H-2)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More