Sabtu 21 September 2019, 20:58 WIB

Jember Menari untuk Indonesia Damai

mediaindonesia.com | Hiburan
Jember Menari untuk Indonesia Damai

Dok Komunitas Indonesia.ID
Peserta flashmob #JemberPandhalungan

 

KOMUNITAS Tanoker di Jember menyambut baik tongkat esfatet merawat keberagaman sebagai ruh DNA bangsa Indonesia.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima mediaindonesia.com, Komunitas Tanoker menyelenggarakan Festival Egrang ke-10 yang puncaknya dihelat Sabtu (21/9).

Puncak acara Festival Egrang ke-10 dilaksanakan di sepanjang jalan utama Ledokombo dengan berbagai event. Festival rakyat tahunan ini diselenggarakan guna merayakan kebersamaan desa-desa di Ledokombo dan untuk mempromosikan nilai-nilai perdamaian dari desa.

Gerakan itu berawal dari keprihatinan terhadap rasa toleransi yang semakin berkurang di masyarakat terhadap perbedaan yang ada. Serta kesadaran bahwa perbedaan adalah identitas Indonesia sebagai sebuah bangsa.

Baca juga: Panglima TNI Komit Kembalikan Sungai Citarum Zaman Nenek Moyang

Komunitas Indonesia.ID menggagas gerakan bersama yang sangat sederhana namun diharapkan dapat berdampak luar biasa dan mampu mengajak lebih banyak masyarakat untuk berpartisipasi.

Gerakan ini adalah tarian bersama yang sifatnya interaktif dengan cara saling tantang menantang dari satu daerah ke daerah lainnya untuk menarikan tarian tradisional masing-masing.

Dan Festival Egrang tahun ini menyediakan ruang untuk menyatukan Tamansari Nusantara dalam persembahan flashmob Tari Jember Pandhalungan dengan tema Seberapa Indonesianya Kamu?

Flashmob #JemberPandhalungan dalam puncak Festival Egrang ke-10 ini didukung oleh ratusan penari dari ragam usia, latar belakang, jenis kelamin, dan pekerjaan.

Acara ini merupakan kerja sama antara komunitas Indonesia.ID, Tanoker, dan beberapa komponen.

Peserta diimbau mengenakan pakaian nusantara atau pakaian khas pilihan memulai flashmob #JemberPandhalungan pada 10.30 dari gedung Pusat Kegiatan Guru Ledokombosampai depan Rumah Tanoker Ledokombo.

Flashmob #JemberPandhalungan diharapkan dapat kembali menyadarkan anak bangsa pentingnya memelihara keragaman dalam harmoni. Semangat Bhinneka Tunggal Ika yang diterjemahkan dalam sebuah mahakarya kolosal flashmob #JemberPandhalungan itu juga diharapkan menjadi oase yang mengingatkan masyarakat negeri bahwa persatuan ibu pertiwi lebih penting dari kepentingan lain.

Gerakan estafet menjaga keberagaman Indonesia dari Jember selanjutnya akan menantang Kota Makassar, yang diharapkan dapat meluas.

Sebelumnya, komunitas Indonesia.ID telah sukses menggelar flashmob #JakartaCokekan yang melibatkan 300 penari perempuan dari beragam latar belakang profesi dan lintas usia pada 18 Agustus. Kemudian tongkat estafet dilanjutkan ke kota Bandung dengan #KetukTilu melibatkan 600 orang lebih, dan Medan Ahooian pada 15 September. (RO/X-15)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More