Sabtu 21 September 2019, 17:58 WIB

Revolusi Industri 4.0 Buka Peluang Mahasiswa jadi Pengusaha

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Revolusi Industri 4.0 Buka Peluang Mahasiswa jadi Pengusaha

Antara/ Zabur Karuru
Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (kiri)

 

MENTERI Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menyebut era revolusi industri 4.0 membuka peluang bagi siapapun untuk menjadi pengusaha, termasuk para pelajar di perguruan tinggi.

Para kaum muda bisa mengembangkan potensi yang ada dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

"Kalau ada kemauan, semua pasti bisa berwirausaha. Apa lagi kaum milennial itu dikenal kreatif, inovatif," ujar Puspayoga di Kampus IKIP PGRI Denpasar, Bali, Sabtu (21/9).

Teknologi, lanjut dia, sudah bagaikan makanan sehari-hari bagi kaum muda dan itu seharusnya digunakan untuk kegiatan positif dan menghasilkan nilai tambah.

"Seperti anak saya. Dulu dia sempat jualan baju secara daring. Sekarang mau buka usaha cukur rambut. Anak muda memang harus seperti itu. Maksimalkan keahlian dan peluang yang ada," tegasnya.

 

Baca juga: Grab Klaim Kuasai 50% Pasar Pesan Antar Makanan Indonesia

 

Untuk mendorong peran pelajar yang lebih besar dalam dunia usaha, Kementerian KUKM pun menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan teknologi di Kampus IKIP PGRI Denpasar. Para mahasiswa diberikan ilmu untuk menjadi digital enterpreneur dengan produk-produk yang menjadi keunggulan di daerah tersebut.

Mengingat Denpasar merupakan tujuan utawa wisatawan baik dari dalam dan luar negeri, produk-produk kerajinan seperti lukisan, patung dan ukir-ukiran menjadi komoditas unggulan utama.

Di sisi hulu, pemerintah juga memberi pemahaman terkait upaya untuk mendapatkan modal usaha. Kementerian KUKM memiliki beberapa program pembiayaan salah satunya ialah wirausaha pemula (WP). Sejak 2011 hingga 2018, Kementerian KUKM telah menyalurkan bantuan sebesar Rp246,76 miliar kepada 20.382 wirausaha pemula.

Tidak berhenti di sisi hulu, pemerintah juga berkomitmen membantu pengembangan usaha di sektor hilir hingga pemasaran. Komitmen lengkap tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman bersama (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Pengembangan Kewirausahaan di Kalangan Mahasiswa yang ditandatangani Menteri Koperasi dan UKM dengan Rektor IKIP PGRI Bali I Made Suarta.

"Kami harap sinergi ini bisa memunculkan wirausaha-wirausaha baru yang andal. Mahasiswa bisa membuka usaha dan memberikan dampak positif bagi perekonomian di daerah mereka masing-masing," pungkas Suarta. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More