Sabtu 21 September 2019, 15:00 WIB

Indonesia Bawa Lima Sektor Industri di Hannover Messe 2020

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Indonesia Bawa Lima Sektor Industri di Hannover Messe 2020

ANTARA/Nova Wahyudi
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

 

MENTERI Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan Indonesia akan membawa lima sektor industri unggulan ke gelaran Hannover Messe 2020 mendatang.

Lima sektor industri unggulan itu yakni otomotif, elektronik, tekstil, kimia, serta makanan dan minuman yang tengah berproses di 4.0.

"Jadi nanti ada kendaraan berbasis listrik, light house proyek percontohan yang sudah diakui di world economic forum, sudah ada dua, yaitu Schneider Electric dan Petrocy. Nanti itu yang akan dipamerkan dan bisa mengakses kepada operasional pabrik di Batam, jadi bisa lihat secara real time dengan teknologi digital twin dan lainnya," kata Airlangga di gedung Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/9).

Orientasi gelaran itu yakni untuk menggenjot ekspor dan invstasi. Selain lima sektor industri unggulan tersebut, Indonesia akan mendorong sektor lain agar dilirik negara lain.

Mobil listrik yang tengah digemborkan Indonesia juga akan dipamerkan di ajang tahunan tersebut. Namun, Airlangga mengatakan belum akan membawa mobil listrik Esemka.

Baca juga: Pelaku UKM Harus Bisa Manfaatkan Indonesia Australia-CEPA

"Nanti ada beberapa teknologi berbasis listrik, seperti Gesit, itu akan kami bawa, kemudian teknologi baterainya, Esemka kan belum produksi, jadi ditingkatkan dulu," ujarnya.

Indonesia menjadi negara ASEAN pertama yang menjadi partner country dalam pameran Hannover Messe itu.

Airlangga mengatakan, pemerintah tengah membahas soal kepanitian antarkementerian dan membagi tugas dalam skala nasional.

"Pengarahnya Menko Perekonomian dengan wakil Kementerian Perindustrian, dan perwakilan dari kementerian lain menjadi bagian dari kepanitian secara nasional," tuturnya.

Untuk diketahui, Hannover Messe adalah pameran tahunan terbesar di bidang teknologi industri. Pameran itu memliki fokus pada isu terkait dengan industrial automation and IT (Industry 4.0), energy and enviromental technologies, energy efficiency, research and technology transfer, robotics, dll.

Pameran ini dimanfaatkan para partisipan untuk meningkatkan ekspor serta menarik Foreign Direct Invesment (FDI). (OL-2)

Baca Juga

Istimewa

Tips agar Bisnis Berkelanjutan Dalam Pandemik Covid-19

👤Muhammad Fauzi 🕔Selasa 02 Juni 2020, 21:50 WIB
PANDEMIK Covid-19 membawa perubahan dalam bisnis kedepan. Khususnya dalam perilaku konsumen dan...
Dok Setpres

Presiden Bersyukur Perekonomian masih Bertumbuh

👤Nur Azizah 🕔Selasa 02 Juni 2020, 20:42 WIB
Selain aktivitas perekonomian, tempat ibadah pun akan segera dibuka secara...
Antara/Hafidz Mubarak

Luhut: Ekspor Besi dan Baja Bantu Ekonomi Indonesia

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 02 Juni 2020, 20:36 WIB
Saat ini, sejumlah kontributor utama PDB mengalami pelemahan. Mulai dari perdagangan, pertanian, konstruksi, hingga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya