Sabtu 21 September 2019, 10:15 WIB

Grab Klaim Kuasai 50% Pasar Pesan Antar Makanan Indonesia

Antara | Ekonomi
Grab Klaim Kuasai 50% Pasar Pesan Antar Makanan Indonesia

AFP/ROSLAN RAHMAN
Seorang pengemudi Grabfood mengantarkan makanan ke pelanggan di Singapura

 

PERUSAHAAN transportasi daring Grab mengklaim layanan GrabFood akan segera menguasai 50% pangsa pasar platform pesan antar makanan di Indonesia.    

"Saat ini, di Indonesia, pangsa pasar GrabFood hampir mencapai 50%," kata Presiden Direktur Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata dalam keterangan tertulis, Jumat (20/9).    

Grab juga mengatakan mereka yakin, pada akhir kuartal ketiga tahun ini, GrabFood akan menjadi platform pesan antar makanan terbesar di Indonesia.    

"Angka tersebut naik dari 15% sejak satu tahun yang lalu dan akan segera menjadi platform pesan antar makanan terbesar di Indonesia pada akhir kuartal ini," tutur Ridzki    

Menurut penelitian pasar yang dilakukan lembaga riset dan konsultan Kantar, GrabFood adalah platform pengiriman makanan nomor 11 yang paling sering digunakan di enam negara Asia Tenggara.    

Baca juga: Beras Berfortifikasi dari Bulog, Ada Asam Folat hingga Zat Besi

Diluncurkan dalam versi beta pada 2016, GrabFood telah berkembang dari satu negara dan dua kota pada Januari 2018, menjadi 221 kota di enam negara saat ini dan merupakan satu-satunya pemain regional yang menyediakan layanan pesan antar makanan di seluruh Asia Tenggara.    

Saat ini layanan GrabFood tersedia di Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.    

Menurut penelitian Kantar, saat inim GrabFood telah berhasil menjadi platform pesan antar makanan pilihan utama bagi masyarakat Indonesia.    

Kantar juga menyebut GrabFood sebagai platform pesan antar makanan yang paling sering digunakan di Indonesia.    

Menurut data yang dihimpun Kantar pada Kuartal kedua 2019 (April - Juni) 57% orang Indonesia mengatakan GrabFood adalah platform pesan antar makanan yang paling sering mereka gunakan, diikuti merk pesaing lainnya sebesar 42%..    

Pertumbuhan pesat GrabFood juga didukung oleh pertumbuhan pesat dari kota-kota besar di luar Jakarta seperti Surabaya, Medan, dan Bandung.    

"Pesatnya pertumbuhan GrabFood di Indonesia juga dapat dikaitkan dengan kehadiran berbagai merchant restoran cepat saji dan berbagai pilihan makanan lokal," pungkas Ridzki. (OL-2)

Baca Juga

AFP/Jeenah Moon

Andalkan AI, Microsoft PHK Puluhan Jurnalis

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 12:48 WIB
Beberapa pekerja yang terdampak berasal dari divisi Microsoft SANE (pencarian, iklan, Berita, Edge) dan dikontrak sebagai editor untuk...
MI/ADAM DWI

New Normal Harus Utamakan Sektor Produktif

👤Hld/E-3 🕔Minggu 31 Mei 2020, 05:51 WIB
Sentimen pasar ini bisa menjadi modal yang baik untuk peningkatan kegiatan...
Ist/Kementan

Serahkan 100 Ribu Bibit Pala, Mentan SYL: Kita Kuasai Pasar Dunia

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 18:34 WIB
Salah satu teknologi perkebunan yang telah dihasilkan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balitri) adalah pala varietas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya