Jumat 20 September 2019, 19:36 WIB

Prajurit TNI Selamatkan Bocah Tenggelam di Sungai Warma

Golda Eksa | Politik dan Hukum
Prajurit TNI Selamatkan Bocah Tenggelam di Sungai Warma

Ist
Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Pos Kaliwanggo saat menyelamatkan Herman Mauli Murnan

 

HERMAN Mauli Murnan, 10, warga Kampung Erambu, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, selamat dari petaka yang menimpanya. Bocah malang itu sempat terseret arus dan tenggelam ketika memancing di sungai yang tidak jauh dari rumahnya.

Herman selamat berkat pertolongan 8 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Pos Kaliwanggo. Aksi heroik itu dilakukan oleh para personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG yang kebetulan melakukan patroli patok di MM12.2.

Komandan Pos Kaliwanggo Kapten Inf Adik Sunarto melalui keterangan dari Pusat Penerangan TNI, Jumat (20/9), menuturkan anak buahnya yang sedang melintas di pinggir sungai Warma tidak sengaja mendengar teriakan minta tolong dari 2 rekan korban.

Walhasil, tanpa berpikir panjang prajurit pun langsung terjun ke sungai dan melakukan penyelamatan. Menurut dia, naas yang terjadi pada Rabu (18/9) sore, bermula ketika korban berusaha berenang untuk melepaskan senar pancingnya yang tersangkut.

"Kemudian dengan sigap dua personel satgas atas nama Kopda Juwadi dan Pratu Popi Alex melompat berenang ke sungai untuk menyelamatkan anak itu," ujar Sunarto.

 

Baca juga: Presiden akan Ganti Puan dan Yasonna

 

Sunarto menambahkan, bocah malang yang ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri langsung diberikan nafas buatan. Setelah siuman, korban pun dilarikan petugas ke pos penjagaan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Di pos tersebut petugas juga memberikan makan dan minum serta vitamin agar kondisi kesehatan Herman bisa segera pulih. "Selanjutnya kami antarkan anak tersebut pulang ke rumahnya untuk diserahkan kepada kedua orang tuanya di Kampung Erambu, Distrik Sota," katanya.

"Kami ucapkan terima kasih kepada bapak-bapak tentara dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad atas kepedulian dan pengorbanan yang telah menyelamatkan putra kami," ucap Maria Welmince Kidup, 36, ibunda Herman, lirih.

Apresiasi atas aksi heroik itu juga disampaikan Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya. Ia menilai tindakan sigap dalam insiden itu menunjukkan bahwa prajurit TNI siap membantu kesulitan masyarakat di sekelilingnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More