Jumat 20 September 2019, 12:15 WIB

Pengendara Motor Lewati Jalur Sepeda Dikenakan Sanksi Rp500 Ribu

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Pengendara Motor Lewati Jalur Sepeda Dikenakan Sanksi Rp500 Ribu

MI/Insi Nantika Jelita
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (depan kanan) melakukan uji coba jalur pesepeda

 

PEMERINTAH provinsi DKI Jakarta tidak main-main mendorong warganya untuk hidup sehat dengan bersepeda dengan aman. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyebut akan ada sanksi bagi pengendara sepeda motor apabila sengaja melintasi jalur sepeda.

"Ke depan kami akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan DKI, apabila ada sepeda motor masuk ke jalur (sepeda) itu, kita akan tilang. Jadi, tidak lagi jalur sepeda dipakai selain pesepeda," kata Hari disambut tepukan oleh perwakilan komunitas sepeda yang hadir di Balai Kota Jakarta, Jumat (20/9).

Hari ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meresmikan uji coba penambahan jalur sepeda. Adapun tujuh jalur sepeda yang diresmikan hari ini yakni Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Proklamasi, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Imam Bonjol, Jalan M.H Thamrin lewati Sarinah lalu ke Patung Kuda dan terakhir jalur sepeda di Jalan Jalan Medan Merdeka Selatan.

Menurut Hari, sanksi tersebut akan diberlakukan setelah tahap uji coba selesai. Ketujuh jalur sepeda itu berada di fase pertama mulai diuji coba dari 20 September-19 November 2019.

"Kalau teman-teman lihat ada jalur sepeda dipakai kendaraan ojek online, misalnya, itu akan kita gerek. Nanti setelah (uji coba) jalur sepeda selesai, otomatis sanksi akan kita buat tegas," ucap Hari.

Baca juga: Anies Resmikan Uji Coba Tujuh Jalur Sepeda

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, jika terdapat pelanggaran rambu akan dikenakan denda Rp500 ribu.

"Tentu kita akan dorong begitu. Aturan ini dipermanenkan, diberlakukan. Uji coba (jalur sepeda) akan dilakukan sampai dengan 19 November. Setelah itu kita koordinasikan ke penegakan hukum," jelas Syafrin.

Lebih lanjut, Syafrin menegaskan sesuai aturan lalu lintas, sudah seyogianya pengendara kendaraan bermotor wajib memprioritaskan pejalan kaki dan pesepeda.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More