Jumat 20 September 2019, 04:20 WIB

Rp120,21 T buat Kementerian PU Pacu Infrastruktur

Andhika Prasetyo andhika@mediaindonesia.com | Ekonomi
Rp120,21 T buat Kementerian PU Pacu Infrastruktur

ANTARA /Fakhri Hermansyah/
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono

 

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) mendapat mandat dari Presiden untuk melanjutkan proyek percepatan pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia di tahun depan. APBN 2020 pun mengalokasikan anggaran hingga Rp120,21 triliun untuk kementerian tersebut.

"Kementerian PU-Pera berkomitmen untuk melaksanakan tugas dan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab dan senantiasa memperhatikan target yang telah ditetapkan, baik di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Strategis Kementerian PU-Pera, direktif Presiden, termasuk aspirasi anggota DPR," ujar Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono melalui keterangan resmi di Jakarta, kemarin.

Proyek sumber daya air, termasuk pembangunan bendungan, mendapat porsi paling besar yakni mencapai Rp43,97 triliun.

Kemudian diikuti pembangunan konektivitas seperti jalan dan jembatan sebesar Rp42,95 triliun, permukiman senilai Rp22 triliun, dan perumahan Rp8,48 triliun.

Selain itu, Kementerian PU-Pera memberikan porsi untuk pembinaan konstruksi sebesar Rp725 miliar, pengembangan sumber daya manusia Rp525,2 miliar, pembiayaan infrastruktur Rp263,8 miliar, serta dukungan manajemen, pengawasan, dan pengembangan inovasi sebesar Rp1,08 triliun.

Dalam APBN 2020 juga tertuang rencana pembangunan lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas yang mendapat anggaran Rp4,89 triliun.

Ada pula pembangunan infrastruktur pendukung PON XX di Papua sebesar Rp793 miliar, serta dukungan infrastruktur pendidikan dan pasar sebesar Rp6 triliun.

Basuki juga menyampaikan apresiasinya kepada DPR yang telah membantu dan menjadi mitra Kementerian PU-Pera selama lima tahun ini.

Infrastruktur pendidikan

Di kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementeran PU-Pera Danis Sumadilaga mengungkapkan pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,41 miliar untuk pembangunan dan perbaikan sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi di berbagai daerah Indonesia pada 2020.

Khusus untuk perbaikan gedung, sedikitnya ada 1.075 sekolah dan 100 madrasah yang akan direhabilitasi.

"Ada juga pembangunan delapan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) yang meliputi Universitas Islam Internasional Indonesia, IAIN Batusangkar, IAIN Babel, IAIN Lhokseumawe, IAIN Palangka Raya, IAIN Gorontalo, UIN Mataram, dan UIN Alaudin Makassar," ujar Danis.

Di samping itu, terdapat sembilan perguruan tinggi negeri yang juga akan dibangun, yaitu Universitas Maritim Raja Ali Haji, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Universitas Tidar, Universitas Manado, Universitas Makassar, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Pattimura, Universitas Kolaka, dan Universitss Khairun Gambesi.

Anggaran tersebut juga digunakan untuk membangun 16 politeknik yang meliputi Politeknik Negeri Pertanian Payakumbuh, Sriwijaya, Jakarta, Madiun, Madura, Jember, Malang, Kupang, Sambas, Ketapang, Pontianak, Samarinda, Balikpapan, Ujung Pandang, Manado, dan Pangkajene.

Dalam pemilihan dan pembangunan sekolah atau perguruan tinggi, Danis mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pemerintah daerah masing-masing. (E-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More