Kamis 19 September 2019, 08:40 WIB

Impak Gage Lalu Lintas Padat, tapi tidak Macet

Tri/J-3 | Megapolitan
Impak Gage Lalu Lintas Padat, tapi tidak Macet

MI/SUBARKAH
Suasana kelancaran arus lalu lintas di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, kemarin.

 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengklaim penerapan perluasan sistem ganjil-genap (gage) sejak 9 September lalu berhasil mengurangi kemacetan. Media Indonesia menyusuri beberapa ruas jalan yang sudah memberlakukan sistem itu mulai pagi, kemarin. Dari pantauan, lalu lintas secara umum terlihat lancar. Namun, masih ada beberapa titik yang justru mengalami kepadatan.

Di perempatan fly over Pemuda, tepatnya yang mengarah ke Jl Pramuka, pada pukul 06.50 WIB lalu lintas terpantau ramai lancar. Menurut kepolisian yang berjaga, Iptu Agus Susanto, sebelum diberlakukan perluasan gage, di titik itu sudah padat dari arah Jl Pemuda.

"Sebelum diberlakukan perluasan gage memang kondisinya sekitar sini padat. Kepadatan mulainya dari arah Arion, dari Jl Pemuda sudah padat," ungkap dia saat ditemui di lokasi, kemarin.

Di Jl Pramuka, lanjut Agus, kondisinya padat merayap. Saat menyusuri Jl Pramuka, kepadatan mulai terjadi, tepatnya mulai halte Utan Kayu. Kepadatan terjadi ke arah Matraman, baik di jalur mobil maupun motor, sedangkan yang mengarah ke Rawamangun terpantau lancar.

Irpan, salah satu petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang berjaga, mengatakan kepadatan di Jl Pramuka diakibatkan oleh proyek pengecoran Jl Tambak. Selain itu, kepadatan diperparah akibat pertemuan volume kendaraan antara yang mengarah ke Jl Tambak dan Senen.

Pada pukul 07.30, Media Indonesia memantau kepadatan di Jl Pramuka terjadi hingga ke fly over Matraman. Di perempatan fly over Matraman, penumpukan volume kendaraan juga terjadi dari arah Jl Matraman menuju Jl Tambak, sedangkan dari arah Jl Salemba menuju Jl Matraman terpantau lancar.

Menurut AK Dwi Hari Setyanto, petugas kepolisian yang berjaga, kepadatan dari Jl Matraman menuju Jl Tambak diakibatkan oleh kendaraan yang menghindari sistem gage di Jl Salemba. "Yang dari Jl Matraman Raya untuk menghindari ganjil-genap kebanyakan belok ke kiri, mengambil alternatif," ujarnya.

Dari pantauan di Jl Salemba Raya menuju Senen. Pada pukul 07.50, kondisi Jl Salemba Raya mengalami kepadatan yang cukup parah mulai halte Salemba UI, sedangkan untuk arah sebaliknya yang mengarah ke Matraman lancar. Kepadatan di Jl Salemba menuju Senen diperparah akibat proyek revitalisasi trotoar.

Kelancaran lalu lintas di Jl Salemba mulai terjadi di halte Kramat Sentiong NU hingga Jl Kramat Raya, Jl Senen Raya, dan Jl Gunung Sahari. Dari Jl Gunung Sahari, kemudian berbelok ke Jl Raya Mangga Besar untuk memantau lalu lintas di Jl Gajah Mada dan Jl Hayam Wuruk. Pada pukul 08.30, lalu lintas di kedua jalan itu terpantau lancar.

Abdul Hakim, petugas Dishub yang berjaga di persimpangan Olimo mengatakan perluasan gage berhasil membuat lalu lintas di sana lancar. Biasanya, pada pagi hari terjadi kepadatan kendaraan hingga 200 meter dari Jl Raya Mangga Besar menuju Jl Hayam Wuruk dan Jl Gajah Mada. (Tri/J-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More