Rabu 18 September 2019, 18:55 WIB

Lawan Mariana Utara, Bima Sakti Andalkan Ahmad Athallah

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola
Lawan Mariana Utara, Bima Sakti Andalkan Ahmad Athallah

ANTARA
Pelatih kepala timnas Indonesia U-16, Bima Sakti sedang melatih anak asuhnya

 

PELATIH kepala timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, mengubah komposisi pemain jelang laga kedua untuk Indonesia dan ketiga untuk Mariana Utara, pada laga Grup G kualifikasi Piala Asia U-16 2020.

Nama-nama pemain seperti Valeroen, Alfin Lestaluhu, Kadek Arel Priyatna, Elvateeh Varesia Akhada dan Raka Cahyana Rizky, tak diturunkan sejak awal.

Padahal, keempatnya diturunkan sejak awal kala bertemu Filipina, Senin, (16/9).

Bima mengganti mereka dengan Mochamad Shaifullah, Ruy Arianto, Diandra Diaz Dewari, Aditiya Daffa Al Haqi dan Mikael Tata.

Meski memilih mengistirahatkan beberapa pemain andalannya, pelatih asal Balikpapan tersebut tetap mengandalkan pemain-pemain andalannya, yakni Alexander Kamoru, I Made Putra Kaicen, Ahmad Athallah Araihan, dan Marselino Ferdinan.

Athallah dkk. Tentu ditargetkan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya, atau minimal dua digit gol jika ingin menyusul Tiongkok dari posisi puncak klasemen.

Karena jika berada di posisi runner-up terlalh berisiko untuk Indonesia. Pasukan Bima Sakti juga dituntut hntuk bisa terhindar dari kebobolan.

Di sisi lain, Mariana Utara kembali menurunkan gelandang andalannya Kohtaro Goto.

Satu-satunya pemain Mariana yang mencetak gol di ajang ini ialah Kohtaro Goto. Ia mencetak gol saat kalah melawan Brunei, dengan skor 1-5.

Skuat Garuda Asia sebelumnya pernah mencatatkan rekor gol fantastis saat pertemuan terakhir dengan Mariana Utara di Kualifikasi Piala Asia U-16 2018 pada 16 September 2017.

Tak tanggung-tanggung, Mariana Utara dicukur 18-0 oleh timnas Indonesia yang saat itu dilatih oleh Fakhri Husaini. (R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More