Rabu 18 September 2019, 11:16 WIB

PT Hutan Bumi Lestari Ditetapkan Tersangka Karhutla

Dwi Apriani | Nusantara
PT Hutan Bumi Lestari Ditetapkan Tersangka Karhutla

MI/Dwi Apriani
Kondisi Kota Palembang yang diserbu asap karhutla

 

TERSANGKA pembakar hutan dan lahan di Sumatra Selatan bertambah. Dari data kepolisian, jumlah tersangka hingga saat ini sudah mencapai 25 orang. Salah satunya berasal dari korporasi PT Hutan Bumi Lestari yang berada di Muara Medak, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel.

"Bertambah jumlahnya, ada 19 kasus dengan 25 tersangka. Satu di antaranya dari korporasi," ujar Kasubdit 4 Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumsel AKBP I Wayan Sudarmaya, Rabu (18/9).

Ia mengatakan, 24 tersangka merupakan masyarakat yang membakar lahan dengan sengaja untuk membuka lahan. Sementara satu korporasi saat ini sudah ditetapkan tersangka dan untuk tahapan kasusnya sudah naik di penyidikan.

Baca juga: Satgas Karhutla Riau belum Butuh Bantuan Personel dari Jakarta

Tidak tanggung, luasan lahan yang terbakar di area korporasi tersebut lebih dari 600 hektare. Lahan yang terbakar itu merupakan wilayah hutan KPH Mendis Lalan Dusun 5 desa Muara Medak, akses melewatinya dari Jambi, izin usaha kehutanan, kemitraan khusus dengan PT Hutan Bumi Lestari tersebut.

"Saat ini sudah naik tahap sidik, dan kita terus upayakan agar kasusnya bisa naik lagi (tahap 21)," tuturnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menuturkan, ada banyak tahapan yang dilakukan sebelum menetapkan status tersangka pada pelaku yang diduga membakar lahan dan hutan di Sumsel.

"Yang jadi kendala biasanya adalah sulitnya mencari saksi. Alat bukti yang kita temukan di lapangan juga harus disesuaikan dengan hasil investigasi dari tim saksi ahli," tandasnya.(OL-5)

 

Baca Juga

Antara

Polisi Tak Bermasker Murka Saat Ditegur Petugas

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Mei 2020, 20:50 WIB
Anggota Satlantas Polrestabes Bandung sudah diperiksa dan akan...
ANTARA

Yogyakarta Diprediksi Turun Hujan Hingga Juni

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Mei 2020, 20:03 WIB
Berdasarkan hasil monitoring curah hujan di DIY terlihat sebagian wilayah sudah memasuki awal musim kemarau seperti Gunungkidul bagian...
MI/Widjajadi

Rektor UMS Jamu Mahasiswa Asing tidak Bisa Pulang karena Korona

👤Widjajadi 🕔Senin 25 Mei 2020, 17:58 WIB
Karena tidak bisa pulang ke negara mereka pada perayaan hari yang sangat istimewa untuk umat Islam itu, rektor UMS perlu meluangkan waktu,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya