Selasa 17 September 2019, 16:15 WIB

Bridgestone Indonesia Luluskan 23 Siswa LKKBS

Nurtjahyadi | Otomotif
Bridgestone Indonesia Luluskan 23 Siswa LKKBS

Dok Bridgestone Indonesia
PT Bridgestone Tire Indonesia meluluskan 23 siswa dari program pendidikan dan pelatihan kejuruan di LLKBS, Bekasi

PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) meluluskan 23 siswa dari program pendidikan dan pelatihan kejuruan di Loka Latihan Keterampilan Bridgestone (LLKBS), di Bekasi, Jawa Barat pada 29 Agustus 2019.

Ke-23 lulusan LLKBS terdiri dari 12 siswa jurusan mekanik dan 11 siswa jurusan listrik yang merupakan siswa dari angkatan ke-36. Selama dua tahun, para siswa belajar di kampus LLKBS Bridgestone Indonesia.

LKKBS yang didirikan pada 1981 dan telah menghasilkan total 800 lulusan itu dilengkapi fasilitas pembelajaran praktis, tempat tinggal, ruang kelas, lokakarya teknologi mekanik dan listrik yang sangat otomatis, serta fasilitas rekreasi dan masjid.

Banyak lulusan LLKBS mampu bersaing dengan lulusan dari universitas terkenal lainnya.

Baca juga: Resmi Meluncur, Ini Fitur Terbaru New Calya

Bridgestone Indonesia akan memberikan dukungan kepada para lulusan agar mereka diterima dalam pekerjaan baru di berbagai perusahaan termasuk Bridgestone Indonesia, yang akan membuat pelatihan keras mereka selama dua tahun terbayar.

Presiden Direktur Bridgestone Indonesia Mukiat Sutikno mengatakan kelulusan bukan akhir, melainkan awal dari langkah menuju masa depan. Mukiat berpesan agar jangan pernah berhenti belajar waau ssulit apapun.

"Ingatlah bahwa keterampilan teknis dapat dipelajari. Satu hal yang pasti, hal terpenting yang membedakan kami dari yang lain adalah niat, ketekunan, dan disiplin. LLKBS diharapkan dapat menanamkan fondasi yang baik dan berguna bagi semua lulusan," kata Mukiat.

Mukiat menambahkan LLKBS adalah salah satu wujud komitmen Bridgestone Indonesia dalam CSR (Corporate Social Responsibility).

"Sejak hari pertama pendirian perusahaan, Shojiro Ishibashi, pendiri Bridgestone Group, mengatakan bahwa: Bisnis yang hanya fokus pada laba tidak akan tumbuh, tetapi yang berkontribusi bagi masyarakat dan negara akan selamanya menguntungkan," pungkas Mukiat. (RO/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More