Selasa 17 September 2019, 14:30 WIB

Zohri Dipastikan Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia Atletik

Kautsar Halim | Olahraga
Zohri Dipastikan Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia Atletik

ANTARA/Muhammad Adimaja
Lalu Muhammad Zohri

PELATIH lari jarak pendek Indonesia Eni Nuraini mengungkapkan Lalu Muhammad Zohri siap bertanding dalam Kejuaraan Dunia Atletik di Doha, Qatar. Eventnya bakal bergulir pada 27 September-6 Oktober mendatang.

"Sudah siap, paling tinggal konsistensi saja seperti yang sudah kami betulkan. Misalnya start yang diperbaiki, daya tahan kecepatannya juga harus dipertahankan," kata Eni, Senin (16/9).

Eni menuturkan persiapan yang dilakukan Zohri tidak terlalu banyak mengingat terbatasnya waktu yang hanya tersisa kurang dari satu minggu jelang keberangkatan ke Qatar.

Zohri tidak diberikan target khusus di Kejuaraan Dunia. Tapi dia diharapkan mampu mempertahankan catatan waktu di Seiko GP Osaka pada Mei lalu. Saat itu, Zohri mencatatkan waktu 10,03 detik pada nomor lari 100 meter.

Baca juga: Tanpa Zohri, Atletik Mengaku Baik-Baik Saja Menuju SEA Games 2019

Berkat hasil itu, Zohri lolos kualifikasi Kejuaraan Dunia Atletik Qatar dan Olimpiade 2020 Tokyo yang limit maksimalnya 10,05 detik.

"Ya, kecuali kalau besok Zohri bisa lebih semangat larinya, mungkin bisa lebih bagus lagi hasilnya," tutur Eni.

Sejatinya hanya Zohri yang direncanakan menjadi wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia. Tapi itu mengalami perubahan karena terdapat Maria Natalia Londa yang akan bersaing di nomor lompat jauh putri.

Eni menjelaskan Maria bisa mewakili Indonesia lewat undangan khusus. Undangan itu diberikan karena Kejuaraan Dunia Atletik kekurangan atlet lompat jauh putri yang lolos kualifikasi.

"Karena yang lolos kualifikasi (lompat jauh putri) sangat sedikit, jadinya dia (Maria Natalia Londa) diundang. PB juga menilai hasil dia di Kejurnas cukup bagus. Jadi, memang layak untuk diikutkan," tutup Eni. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More