Selasa 17 September 2019, 11:29 WIB

Tekan Kecelakaan, PT KAI Sosialisasi di Perlintasan Tirus

Supardji Rasban | Nusantara
Tekan Kecelakaan, PT KAI Sosialisasi di Perlintasan Tirus

MI/Supardji Rasban
PT KAI Daops 3 Cirebon menggelar sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang Tirus, Tegal, Jawa Tengah, Selasa (17/9).

 

PT Kereta API Indonesia (PT KAI) melalui Daerah Opeasi (DAOPS) 3 Cirebon, Jawa Barat, menggelar sosialisasi keselamatan bagi pengguna jalan di perlintasan sebidang KA Tirus di Kota Tegal, Jawa Tengah, Selasa (17/9).

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi kecelakaan yang kerap terjadi di perlintasan KA. Wilayah Daops 3 Cirebon meliputi Cirebon, Brebes dan Tegal. Sosialisasi tak hanya dilakukan DOPS 3 Cirebon tapi juga menggandeng instansi terkait seperti kepolisian, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja serta Kominitas Pencinta KA.
     
"Sosialisasi seperti ini akan kita lakukan selama dua hari tanggal 17 dan 18 September 2019," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif, yang memimpin langsung sosialisasi di perlintasan sebidang Tirus itu.

Arif menyebut sosialisasi keselamatan bagi pengguna jalan merupakan tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan di Jakarta pada 6 September 2019 oleh semua stakeholder.
     
Ia menerangkan perlintasan sebidang merupakan perpotongan antara jalur KA dan jalan yang dibuat sebidang. Perlintasan sebidang muncul dikarenakan meningkatnya mobilitas masyarakat pengguna kendaraan yang harus melintas atau berpotongan langsung dengan jalan KA.
     
"Tingginya mobilitas masyarakat dan meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas. Ini memicu timbulnya permasalahan terjadinya kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang," terangnya.
     
Dia mengemukakan sesuai UU No.23 Tahun 2017 tentang perkeretaapian Pasal 94 menyebut sekurangnya ada dua poin. Yakni untuk keselamatan perjalanan KA dan pemakai jalan perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izi harus ditutup. Kedua, penutupan perlintasan sebidang dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh pemerintah daerah.
     
Daops 3 Cirebon mencatat terdapat 71 perlintasan sebidang dijaga, 92 perlintasan sebidang tidak dijaga dan 11 perlintasan liar di sepanjang jalur KA dari Brebes-Tanjungrasa dan Cirebon Prujakan-Songgom.
     
"Sedangkan perlintasan sebidang baik berupa fly ovrer maupun underpass berjumlah 25," jelasnya.
     
Selama 2019 di wilayah Daops 3 Cirebon terjadi 47 kecelakaan yang mengakibatkan 45 nyawa melayang.

"Salah satu tingginya kecelakaan pada perlintasan karena tidak sedikit pengendara yang tetap melaju meskipun sudah ada peringatan melalui sejumlah rambu yang terdapat pada perlintasan resmi," ucapnya.

baca juga: Setiap Pagi Langit Babel Di Selimuti Asap
    
Perlintasan sebidang Tirus di Kota Tegal, Jawa Tengah ini merupakan perlintasan sebidang yang kerap terjadi kecelakaan. Terakhir kalinya, sebuah mobil tertabrak kereta Tegal Bahari di perlintasan kereta Tirus pos 260 Kota Tegal. Beruntung pengendara mobil berhasil menyelamatkan diri. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Tosiani

Pemkot Magelang Kaji Rencana Penerapan Normal Baru

👤Tosiani 🕔Minggu 31 Mei 2020, 12:05 WIB
Penanggung Jawab Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Magelang Joko Budiyono memastikan daerahnya tetap akan menerapkan...
ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Pemprov Aceh Gratiskan Pemeriksaan Rapid dan PCR Covid-19

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 11:46 WIB
"Kami akan umumkan kepada masyarakat mekanisme pendaftaran dan prosedur pemeriksaannya. Insya Allah, hari Selasa (2/6)...
MI/Hijrah  Ibrahim

5 Kabupaten di Maluku Utara Siap Terapkan New Normal

👤Hijrah Ibrahim 🕔Minggu 31 Mei 2020, 11:45 WIB
Memiliki kasus rendah covid-19, Pemprov Maluku Utara mengusulkan 5 kabupaten ke pemerintah pusat untuk menerapkan new...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya