Selasa 17 September 2019, 09:05 WIB

Bawaslu Jatim Ingatkan agar ASN Netral di Pilkada

FL/YK/WJ/N-3 | Nusantara
Bawaslu Jatim Ingatkan agar ASN Netral di Pilkada

ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Ilustrasi -- Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) melakukan rekapitulasi perolehan suara Pilgub Jatim dan Pilkada Malang, Jumat (29/6)

 

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur (Jatim) meminta aparatur sipil negara (ASN) agar bersikap netral pada pemilihan kepala daerah (pilkada) yang digelar serentak pada 2020 mendatang.

Sebagai informasi, di Jatim, sebanyak 19 kabupaten dan kota akan menggelar pilkada secara serentak. Dalam membahas pelaksanaan pilkada serentak, Bawaslu Jatim bertemu dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, kemarin.

"Pertemuan ini murni membicarakan tentang agenda ke depan, saat pelaksanaan pilkada serentak di Jatim pada 2020 nanti," kata anggota Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi, di Surabaya, kemarin.

Bawaslu Jatim, lanjut Aang, mengingatkan agar ASN netral dan tidak berpihak kepada salah satu calon yang maju pada pilkada serentak nanti.

Selain itu, Bawaslu juga meminta Khofifah agar berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri guna membuat surat ke bupati dan wali kota yang menggelar Pilkada Serentak 2020 supaya penganggaran untuk pengawasan bisa difasilitasi.

Sejauh ini, menurut data Bawaslu Jatim, terdapat empat daerah yang belum final dibacakan terkait dengan naskah perjanjian daerah (NPHD) untuk pengawasan, di antaranya Blitar dan Banyuwangi.

Sementara itu, pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 385 desa di Lamongan, Jatim, berjalan lancar dan kondusif.

Sebelumnya, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, optimistis pilkades serentak tersebut akan lancar. Hal itu disampaikan Forkopimda seusai memantau pelaksanaan pilkades serentak dengan bersepeda motor, Minggu (15/9) petang.

Saat melakukan inspeksi mendadak di Kecamatan Lamongan, Kembangbahu, Sugio, dan Sukodadi, proses tahapan pemungutan suara terpantau lancar dan kondusif.

Bupati Lamongan, Fadeli, dan Kepala Polres Lamongan, Ajun Komisaris Besar Feby DP Hutagalung, sepakat agar tahapan pemungutan suara harus mendapat perhatian, terutama untuk desa-desa yang memiliki daftar pemilih tetap besar dan yang berpotensi terjadi selisih suara ketat.

"Pilkades serentak berjalan aman dan lancar. Terima kasih kepada masyarakat Lamongan yang bertambah dewasa dalam berdemokrasi," kata Fadeli. (FL/YK/WJ/N-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More