Senin 16 September 2019, 18:02 WIB

Alex Marwata Setuju Keberadaan Dewan Pengawas

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Alex Marwata Setuju Keberadaan Dewan Pengawas

Antara/ Nova Wahyudi
Alexander Marwata

 

WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih Alexander Marwata mengakui keberadaan dewan pengawas dapat membuat kinerja komisi antirasywah menjadi lebih baik. Hal tersebut ia ungkapkan saat ditemui seusai disahkan sebagai pimpinan KPK periode 2019-2023 oleh DPR melalui rapat paripurna.

"Tadi saya juga diskusi sebentar sebetulnya dewan pengawas itu kan dimaksudkan agar dalam bekerja KPK lebih proper. Diawasi," ungkap Alex, Senin (16/9).

Baca juga: Wadah Pegawah KPK tidak Boleh Berkomentar ke Publik

Alex menyebut, semua lembaga di pemerintahan memiliki lembaga pengawas yang mengawasi kinerja lembaga tersebut. Dirinya memberi contoh seperti Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dengan dewan pengawas BPJS, kepolisian dengan Komisi Kepolisian, dan kejaksaan dengan Komisi Kejaksaan.

"Tapi harus kita lihat fungsi dewan pengawas itu apa. Apakah dia sebagai atasan pimpinan," ujarnya.

Namun, ia menegaskan, tidak setuju bila KPK diwajibkan meminta izin dari dewan pengawas jika ingin penyadapan. Menurutnya, pimpinan KPK memiliki kewenangan yang independen untuk melakukan proses penyadapan hingga penyelidikan dalam menangani kasus korupsi.

"Setiap melakukan penyadapan dan penggeledahan harus izin itu malah ribet. Tapi kalau dewan pengawas ingin melihat memastikan apakah penyadapan dan penggeledahan itu sudah proper maka itu lebih tepat. Silahkan saja dilakukan pengawasan mungkin bisa melihat penyadapan secara berkala selama 3 bulan sekali," ungkapnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More