Senin 16 September 2019, 10:15 WIB

Duel Ulang Fury vs Wilder Terancam Tertunda

Antara | Olahraga
Duel Ulang Fury vs Wilder Terancam Tertunda

AFP/Harry How/Getty Images
Duel antara Tyson Fury (kiri) dan Deontay Wilder pada 1 Desember 2018 lalu.

PERTARUNGAN ulang antara petinju kelas berat Inggris Tyson Fury dengan juara dunia kelas berat versi WBC Deontay Wilder yang dijadwalkan digelar 22 Februari 2020 kemungkinan bakal tertunda lagi.   

Pernyataan itu disampaikan ketua promotor Tyson Fury, Frank Warren, setelah Fury mengalami luka parah hingga berlumuran darah pada mata kanannya saat duel dengan Otto Walin dalam laga di Las Vegas, Minggu (15/9).

Fury yang berusia 31 tahun langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi.    

"Apabila dia belum pulih benar, mungkin jadwal pertandingan akan dimundurkan. Semoga itu bukan masalahnya. Apabila dia baik-baik saja, itu tidak jadi masalah," kata Warren seperti dikutip BBC.    

"Ini bukan hanya soal bertarung di ring, tetapi juga training dan sparring. Jadi dia harus 100% pulih."    

Baca juga: Pencak Silat Reyog Ponorogo Tampil Memukau di Azerbaijan

Duel antara keduanya sangat dinanti para penggemar tinju mengingat Fury adalah satu-satunya petinju yang tidak berhasil dikalahkan Wilder dalam adu jotos yang berakhir seri pada Desember tahun lalu di Los Angeles.    

Fury, yang pada saat itu mengendalikan pertarungan tidak mampu mendapatkan poin penentu sehingga memupus harapannya untuk menang.    

Namun, lagi-lagi pertarungan belum bisa dipastikan akan betul-betul terlaksana sesuai jadwal.    

Warren menambahkan, "Kami akan menunggu operasi plastik dan jahitan pada matanya."    

Pada pertarungan berlumuran darah antara Fury dan Wallin tampaknya mendapatkan banyak perhatian. Analis tinju Steve Brunce, misalnya mengatakan kepada BBC Radio bahwa luka yang dialami Fury adalah "Luka terparah yang pernah saya lihat dalam pertarungan tinju."    

Sementara komentator Mike Costello mengatakan apabila pertarungan dilakukan di Inggris, pertandingan akan dihentikan.   

Penilaian serupa juga disampaikan mantan juara dunia kelas berat menengah Andy Lee.    

"Seandainya itu bukan Fury, mungkin pertarungan akan dihentikan."    

Lee menilai tertundanya pertarungan tidak bisa dihindari.

"Kita lihat seberapa lama itu bisa teratasi. Tapi sulit untuk melihat dia bisa kembali bertarung pada Februari nanti karena itu membutuhkan waktu enam hingga delapan bulan untuk pulih."   

Sebelumnya, pertarungan ulang antara juara dunia ini juga sempat tertunda sejak Februari lalu saat Fury memilih melakukan satu pertarungan dengan lawan lain. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More