Minggu 15 September 2019, 21:16 WIB

Juara di San Marino, Marquez Patahkan Dominasi Pembalap Italia

Yakub Pryatama Wiryaatmaja | Olahraga
Juara di San Marino, Marquez Patahkan Dominasi Pembalap Italia

AFP/Marco Bertolello
Marc Marquez saat membalap di GP San Marino

PEMBALAP asal Spanyol, Marc Marquez, sukses menjadi yang tercepat pada seri MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Italia, Minggu (15/9).

The Baby Alien menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 42 menit 25,163 detik.

Kemenangan ini memupus dominasi pembalap Italia yang biasanya sukses juara di rumahnya sendiri. Pada tahun lalu, Pembalap Ducati asal Italia, Andrea Dovizioso, adalah juara GP San Marino.

Sementara di posisi kedua ditempati pembalap Petronas Yamaha, Fabio Quartararo, yang harus puas menjadi runner-up padahal dirinya memimpin balapan hingga lap terakhir sebelum akhirnya disalip Marquez. Adapun posisi ketiga dihuni rider Monster Yamaha, Maverick Vinales.

Meski memulai balapan dari posisi kelima, Marquez langsung tancap gas guna bisa merangsek ke posisi tiga besar di lap pertama.

Baca juga : Vinales Rebut Posisi Start Terdepan di GP San Marino

Memasuki lap ketiga, Marquez tak terbendung. Ia menyodok masuk untuk menempel ketat pembalap pertama Quartararo yang juga sukses menyalip Vinales di lap yang sama.

Hingga memasuki lap ke-15, adu cepat Marquez dan Quartararo mendominasi jalannya balapan.

Sepanjang balapan, Marquez satu-satunya pembalap Honda yang bisa bersaing di lima besar. Pembalap berusia 26 tahun itu dikepung oleh pembalap Yamaha yang mendominasi posisi teratas.

Marquez terus menempel ketat Quartararo di tujuh lap terakhir. Selama 10 lap, balapan didominasi persaingan antara Quartararo dengan Marquez. Namun, The Baby Alien belum berani melakukan serangan kepada Quartararo.

Baru pada tujuh lap terakhir Marquez mulai menempel ketat Quartararo. Di sisi lain, Valentino Rossi juga mulai mengancam posisi ketiga yang ditempati Vinales.

Namun, usaha The Doctor untuk merangsek ke posisi tiga besar menemui jalan buntu.

Persaingan untuk memperebutkan podium pertama masih milik Marquez dan Quartararo. Marquez mulai memberikan tekanan luar biasa pada Quartararo di lap ketiga.

Marquez seakan tak kapok dengan strategi menunggu dan baru mengeluarkan kecepatan sesungguhnya di lap-lap akhir.

Taktik yang biasa ia terapkan dari musim ini kembali ia tunjukan kepada Quartararo.

Sayangnya, Quartararo tak punya senjata rahasia yang dimiliki Dovizioso dan Alex Rins, yang bisa memupuskan strategi berbahaya ala Marquez itu.

Hasilnya, Marquez berhasil menyalip Quartararo di lap terakhir. The Baby Alien melakukan manuver tajam dari bagian dalam dan menutup balapan dengan kemenangan.

Baca juga : Pulang Kampung, Rossi Bawa Motor MotoGP

""Saya mendapatkan motivasi ekstra sejak kemarin gagal. Di sektor terakhir saya bertahan, dan menutup tikungan dengan baik. Sangat menyenangkan menang di Italia, tetapi juga sangat bagus memiliki keunggulan bagus di klasemen," ujar Marquez.

Meski tak bisa mengamankan posisi pertama, Quartararo mengaku balapan kali ini adalah momen terbaik selama karirnya balapan di MotoGP.

"Balapan yang sulit! Marquez memiliki pengalaman di putaran terakhir. Ini adalah pertarungan pertama dengan Marquez dan menjadi momen terbaik dalam karir saya, karena bisa bertarung dengan juara dunia tujuh kali," ujar pembalap muda berusia 20 tahun itu.

"Saya berharap memiliki lebih banyak pertarungan dengannya (Marquez) dalam karir saya," ujar Quartararo.

Dengan hasil ini, Marquez memantapkan dirinya di puncak klasemen sementara dengan raihan 275 poin. Ia unggul lebih dari Dovizioso di posisi kedua. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More