Minggu 15 September 2019, 20:30 WIB

Marchand Hype Aplikasikan Gaya Hidup Organik

mediaindonesia.com | Humaniora
Marchand Hype Aplikasikan Gaya Hidup Organik

Dok MHS
Marchand Hype Station gandeng Komunitas Organik Indonesia (KOI) untuk memenuhi gaya hidup sehat, Minggu (15/9).

 

MARCHAND Hype Station, kawasan komersial berkonsep hype station di Bintaro, Tangerang Selatan, menggandeng Komunitas Organik Indonesia (KOI) untuk memenuhi gaya hidup sehat masyarakat yang kini tengah 'hype'.

Melalui kerja sama itu, Marchand Hype Station berharap mampu memenuhi kebutuhan warga Bintaro, Tangerang Selatan, bahkan Jakarta, dengan menghadirkan zona organik marketplace.

Chief Operation Officer (COO) Marchand Hype Station, Andreas Audyanto mengatakan saat ini ada kebutuhan terhadap gaya hidup sehat organik yang terus meningkat.

Hal itulah yang mendorong Marchand Hype Station berkolaborasi dan saling mendukung dengan pedagang produk organik yang memerlukan tempat permanen dengan harga terjangkau. Mereka juga tidak perlu lagi harus berpindah-pindah mencari tempat berdagang seperti saat Car Free Day.

"Marchand Hype Station akan menjadi kawasan komersial pertama yang menghadirkan banyak pengusaha produk organik seperti makanan, kosmetik, vitamin, produk kesehatan, makanan kering dan lainnya dalam satu ruangan," ujar Andreas Audyanto dalam siaran pers, Minggu (15/9).

Kerja sama ini, sambungnya, juga akan menjadikan Marchand Hype Station sebagai pusat KOI se-Jabodetabek. "Ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi para pencinta produk organik dan pengusaha artisan nusantara.”  

Sebagai informasi, Marchand Hype Station dikembangkan Harita Land melalui anak perusahaannya, PT Cipta Harmoni Lestari. Lokasinya di atas lahan seluas 5.000 m2 di kawasan premium CBD Emeral Bintaro. Area komersial itu mengedepankan selera kalangan milenial dan kekinian. Di dalamnya terdapat ruko, toko kedai, hingga working space.

Marchand Hype Station ditargetkan akan diserahterimakan pada Juni 2020. Unit-unitnya ditawarkan dengan harga yang sangat propedagang, yaitu mulai Rp290 jutaan per unit sampai Rp700 jutaan.

Di kesempatan sama, Chief Marketing Officer (CMO) Setia Iskandar Rusli menambahkan, Marchand Hype Station memiliki keunggulan desain yang unik. Mulai dari tampak muka yang dipelajari dari beberapa konsep komersial dan wisata di Australia hingga konsep layout di dalam yang dibuat serupa festive market, terlihat hingar-bingar dengan hiasan lampu-lampu yang unik.

Marchand Hype Station juga menghadirkan puluhan mural dan street art, hiasan lampu-lampu unik di koridor, konsep food plaza tematik di lantai 3, zona permainan anak-anak, konsep working space (ala jepang) dan fitur-fitur lainnya yang baru dan berbeda.

Desain tampak muka setiap toko di dalamnya sangat mengutamakan kebebasan berekspresi dari setiap pemilik toko. Di Marchand Hype Station koridornya unik, lampu koridornya juga berbeda. Di sini, toko-toko adalah atraksi utama bagi pengunjung," tegas Setia.

Tak hanya itu, lanjut dia, Marchand Hype Station juga dikembangkan sebagai kawasan komersial halal pertama di Indonesia. (RO/X-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More