Jumat 13 September 2019, 21:44 WIB

Udara Buruk, Gubernur Kalteng Titahkan Siswa Belajar di Rumah

Surya Sriyanti | Nusantara
Udara Buruk, Gubernur Kalteng Titahkan Siswa Belajar di Rumah

Antara
Asap terlihat keluar dari lahan gambut yang terbakar di Kabupaten Pulang Pisau di desa Tanjung taruna, Kalteng

 

GUBERNUR Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Jumat (13/9) mengintruksikan kepada seluruh wali kota dan bupati se-Kalteng untuk meliburkan sekolah sehubungan kondisi kualitas udara yang sangat tidak sehat dan berbahaya akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah tersebut.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Slamet  Riyadi instruksi ini berlaku pada  13 September 2019.

"Intruksi ini sebagai bentuk langkah perlindungan keselamatan peserta didik sehubungan dengan kondisi asap yang sangat tidak sehat atau berbahaya ."ujarnya.

Dalam intruksi itu, penetapan libur sekolah ini kata Slamet, disesuaikan dengan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di daerah masing-masing. "Selama sekolah diliburkan diminta para guru memberikan tugas pekerjaan rumah bagi anak didik." tutur dia.

Jika kondisi kabut asap atau kualitas udara di wilayah masing-masing sudah dalam kondisi normal, kata Slamet, proses belajar mengajar diaktifkan kembali sebagai mana mestinya. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More