Jumat 13 September 2019, 17:25 WIB

Konsultasikan Privasi Medsos di Facebook Cafe

Fetry Wuryasti | Weekend
Konsultasikan Privasi Medsos di Facebook Cafe

MI/Fetry
Suasana Facebook Cafe di Melawai, Jakarta.

KURANGNYA kesadaran akan privasi di media sosial membuat Facebook menghadirkan Facebook Cafe. Di cafe pop up ini, para pengguna media sosial Facebook, Whatsapp, dan Instagram bisa berkonsultasi dengan para ahli.

"Facebook Cafe akan digelar selama tiga hari. Rekan-rekan dari Facebook di Indonesia akan menjawab pertanyaan pengunjung kafe secara langsung," ujar Naodhy Valdryno, Manajer Kampanye Kebijakan Privasi Facebook Indonesia, di Filosofi Kopi, Melawai, Jakarta, hari ini.

Selama tiga hari, 13-15 September, Facebook Cafe buka di Filosofi Kopi, Melawai, Jakarta Barat. Di sini ada beragam kegiatan meningkatkan pemahaman publik tentang pengaturan, kebijakan, dan fitur privasi. Sehingga setiap pengguna memiliki kendali atas informasi yang mereka ingin bagikan melalui media sosial.

Namun, fitur dan kendali privasi di media sosial hanya berfungsi ketika penggunanya memahami cara penggunaannya. "Setiap hari, orang Indonesia terhubung dengan teman atau keluarga melalui Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Kami memahami mereka memiliki banyak pertanyaan tentang cara platform kami bekerja dan bagaimana kami dapat memberikan perlindungan terhadap informasi yang mereka bagikan, ini yang menjadi latar belakang Facebook Cafe," kata Valdryno.

Saat berada di sini, pengunjung diajak mengisi tes privasi terlebih dahulu. Tes tersebut membantu mereka mengetahui sejauh mana pemahaman tentang fitur dan kendali privasi. Selama belajar dan meningkatkan privasi, pengunjung bisa menikmati camilan yang disediakan.

Pengunjung, kata Valdryno, bisa melihat dan meninjau tentang siapa saja yang melihat informasi dan konten yang dibagikan. Termasuk mengetahui situs atau aplikasi apa saja terhubung menggunakan Facebook login, serta menghentikan koneksi dengan aplikasi pihak ketiga.

"Menjaga komunitas aman dan memiliki informasi yang cukup agar bisa terhubung dan berbagi di media sosial sangat penting buat kami. Privasi menjadi hal pertama yang dibutuhkan dalam bersosial media," ujarnya.

Di sini pengunjung akan mendapat dua pengetahuan dasar. Pertama, menjaga privasi akun melalui dua lapis verifikasi yang terhubung dengan surel dan nomor kontak. Kedua privasi data dengan siapa akan dibagikan. (M-3)

Baca juga : Lembutnya Pan Cake Bergoyang

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More