Jumat 13 September 2019, 13:56 WIB

Kemendag: Label Halal Produk Daging Impor Wajib

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Kemendag: Label Halal Produk Daging Impor Wajib

Antara/Hafidz A Mubarak
: Pekerja mengangkat kardus berisikan daging beku impor yang diimpor PT. Impexindo Pratama, Jakarta.

 

KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) menegaskan bahwa seluruh produk daging dan turunannya yang masuk ke Indonesia wajib memiliki sertifikat halal dan harus sudah diregistrasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Sebagaimana diketahui, kewajiban pencantuman label dan sertifikat halal sudah diatur dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, dan Pasal 2 PP Nomor 31 Tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Sertifikasi untuk produk asing bisa dilakukan lembaga halal di negara masing-masing. Namun, produk itu harus tetap melalui registrasi oleh BPJPH di Tanah Air.

"Ini adalah amanat undang-undang. Pemerintah berkewajiban melindungi konsumen muslim di dalam negeri," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu melalui keterangan resmi, Jumat (13/9).

Maka dari itu, ia mengingatkan kepada para importir daging, terutama dari negara-negara sumber baru seperti Brasil, untuk betul-betul mengindahkan aturan tersebut.

Kementerian Perdagangan juga mempersyaratkan ketentuan halal melalui rekomendasi dari Kementerian Pertanian. Regulasi itu dituangkan dalam Permendag Nomor 29 Tahun 2019.

Jika produk tersebut tidak memiliki sertifikat halal, Kementerian Pertanian otomatis tidak akan memberikan rekomendasi impor dan Kementerian Perdagangan tidak akan mengeluarkan izin impor untuk produk tersebut.(OL-09)

Baca Juga

MI/Rommy Pujianto

Ingat, Hari Ini Bursa Efek Ditutup Lebih Cepat 1 Jam

👤Raja Suhud 🕔Senin 30 Maret 2020, 08:25 WIB
Saat ini bursa efek di seantero dunia berada dalam fase...
Antara

Beredar Link Kompensasi Listrik WFH , PLN : Itu Hoax

👤Raja Suhud 🕔Senin 30 Maret 2020, 08:00 WIB
Pada dasarnya data tersebut adalah data yang diperlukan pada saat blackout atau pemadaman massal pada waktu...
Antara/M Risyal Hidaya

Gawat, Covid-19 bisa Pukul Ekonomi Indonesia Hingga -2%

👤M Ilham Ramadhan 🕔Senin 30 Maret 2020, 07:30 WIB
Bila pemerintah Indonesia mengambil langkah ketat dalam penananganan covid-19,  puncak tekanan ekonomi akan terjadi pada kuartal II...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya