Jumat 13 September 2019, 14:15 WIB

Habibie Wafat, Jerman Kehilangan Sahabat

Fajar Nugraha | Internasional
Habibie Wafat, Jerman Kehilangan Sahabat

ANTARA/Audy MA
Presiden BJ Habibie mengacungkan telunjuknya sambil berguyon pada pidatonya tentang RAPBN, di hadapan para anggota MPR/DPR.

 

PRESIDEN Jerman Frank-Walter Steinmeier menghaturkan belasungkawa atas wafatnya Presiden Ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie. Menurut Steinmeier, Jerman berutang budi kepada Habibie.

"Kesedihan mendalam ketika mendengar kabar wafatnya Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie. Izinkan saya mengucapkan simpati yang tulus kepada keluarga dan rakyat Indonesia," ujar Steinmeier, dalam keterangan tertulis Kedubes Jerman, Jumat (13/9).

"Presiden Habibie adalah sosok yang mengabdikan diri untuk negara dan memberikan kontribusi luar biasa untuk Indonesia. Dia membuka jalan demokrasi untuk Indonesia," tegas Steinmeier.

"Sepanjang hidupnya, Presiden Habibie selalu berupaya menjaga perdamaian dan hubungan antara agama serta budaya. Pertukaran dan rasa saling hormat menjadi motivasi serta penopang setiap tindakannya," imbuhnya.

Di mata Steinmeier, Habibie memiliki ikatan kuat dengan budaya dan tradisi Jerman bahkan dengan seluruh aspek Jerman yang dianggapnya sebagai rumah kedua.

Baca juga: Eurico Guterres: Lepasnya Timor Timur bukan Salah Habibie

Sejak merasakan sebagai pelajar di Aachen, Habibie tetap menjaga kedekatan dengan Jerman dan banyak temannya.

"Jerman berutang budi terhadap Habibie. Banyak hal luar biasa dicapainya dan melakukan lebih banyak daripada banyak pihak untuk menjaga hubungan kedua negara. Untuk itu, Habibie diberikan penghargaan 'Grand Cross 1st Class of the Order of Merit of the Federal Republic of Germany'," tutur mantan Menlu Jerman itu.

"Kami kehilangan sahabat yang tidak pernah lelah mendukung hubungan kedua negara. Kami merasakan kesedihan keluarga dan bangsa (Indonesia). Warisan Presiden Habibie akan tetap terjaga dan kami tidak akan pernah melupakan sifat yang menawan serta upayanya yang luar biasa untuk memupuk persahabatan Indonesia-Jerman," ucap Steinmeier.

BJ Habibie, wafat di usia 83 tahun. Teknokrat kelas dunia yang juga Bapak Dirgantara Indonesia ini dimakamkan di sebelah makam istrinya yang tercinta, Hasri Ainun Besari atau Ainun Habibie, di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Bapak Teknologi Indonesia itu tutup usia pukul 18.05 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Presiden Joko Widodo memimpin langsung upacara pemakaman Habibie di Kalibata. Warga pun tampak memberikan penghormatannya selama kendaraan yang membawa jenazah Habibie melintas menuju Kalibata. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More