Jumat 13 September 2019, 11:54 WIB

Panglima TNI: Kemanunggalan TNI dan Rakyat Harus Dipelihara

Golda Eksa | Politik dan Hukum
Panglima TNI: Kemanunggalan TNI dan Rakyat Harus Dipelihara

ANTARA/Budi Canadra Setya
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (tengah)

 

PANGLIMA TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan seluruh prajurit TNI bahwa rakyat dan bangsa Indonesia menaruh harapan besar dan sangat membanggakan TNI. Kepercayaan itu diharapkan dapat dijunjung tinggi, termasuk terus memelihara kemanunggalan TNI dan rakyat.

Menurut dia, di seluruh pelosok Tanah Air, rakyat menanti kiprah prajurit-prajurit TNI. Tidak hanya penguasaan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) namun satuan dan prajurit militer pun dituntut untuk menguasai kondisi wilayah. Hal itu penting agar prajurit dapat membantu mengatasi pelbagai kesulitan masyarakat.

Mantan Kepala Staf TNI AU itu menambahkan TNI harus dapat menghadirkan rasa aman kepada rakyat. Realitas itu dibuktikan ketika terjadi gangguan keamanan, seperti di Papua dan Papua Barat, beberapa waktu lalu.

"TNI harus terus memberikan dukungan bagi program pembangunan pemerintah agar masyarakat kita di Papua dan Papua Barat semakin sejahtera,” ujar Hadi melalui keterangan dari Pusat Penerangan TNI, Jumat (13/9).

Baca juga: Drone CH4 Jadi Andalan

Lebih jauh, terang dia, TNI telah menutup kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) TNI 'Dharma Yudha 2019' yang digelar di Situbondo, Jawa Timur, Kamis (12/9).

Latgab tersebut diakuinya merupakan upaya untuk meningkatkan interoperabilitas lintas matra dalam melaksanakan kampanye militer.

Interoperabilitas tersebut, sambung dia, sangat dibutuhkan mengingat spektrum ancaman yang di hadapi saat ini semakin kompleks dan sarat dengan penggunaan teknologi tinggi.

"Diharapkan ke depan TNI juga menjadikan network centric warfare sebagai salah satu target dalam pengembangan kemampuan lintas matra," kata Hadi

Menurutnya, apa yang menjadi keinginan TNI tersebut tentu membutuhkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang sangat tinggi, yakni prajurit-prajurit yang selalu membina diri dan meningkatkan profesionalismenya.

“TNI juga harus menjadi organisasi yang adaptif agar berhasil dalam melaksanakan tugas pokoknya menghadapi tantangan yang dinamis. Adaptif dan tidak berpuas diri serta terus menerus mengevaluasi organisasi demi perbaikan di masa mendatang," tandasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More