Jumat 13 September 2019, 02:00 WIB

Nasib McMenemy di Ujung Tanduk

Rahmatul Fajri | Sepak Bola
Nasib McMenemy di Ujung Tanduk

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.
SIMON MCMENEMY PELATIH TIMNAS

 

KEKALAHAN beruntun di dua laga penyisihan Piala Dunia 2022 memunculkan spekulasi untuk mencopot pelatih tim nasional Indonesia, Simon McMenemy. Publik pun menggulirkan keinginan agar skuat 'Merah Putih' kembali ditukangi arsitek asal Spanyol, Luis Milla.

Anggota Executive Committee Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Gusti Randa mengatakan pihaknya akan menentukan nasib Simon McMenemy dalam pekan ini. Ia mengatakan Komite Eksekutif (Exco) PSSI akan menggelar pertemuan dengan Simon untuk mendengar laporan secara langsung setelah kekalahan 2-3 dari Malaysia, dilanjutkan dengan takluk dari Thailand 0-3.

"Pekan ini kita akan bahas bersama Exco dan Simon juga," kata Gusti, ketika ditemui di Kompleks GBK, Jakarta, kemarin.

Gusti tak menampik adanya pernyataan dari salah satu Exco yang ingin mencopot Simon dari kursi pelatih. Ia mengatakan hal tersebut ialah pernyataan pribadi dan bukan keputusan kolektif Exco. Menurutnya, terlalu dini jika langsung mencopot Simon tanpa mendengar laporan langsung.

Sebelumnya, anggota Exco Yunus Nusi mengatakan Simon McMenemy lebih baik diberhentikan dari posisinya. "Menurut saya, Simon harus dievaluasi atau dihentikan," katanya kepada Media Indonesia, kemarin.

Posisi Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan saat ini memang kurang menguntungkan kendati masih memiliki enam laga sisa. Dua kekalahan beruntun membuat tim 'Garuda' harus menempuh jalan terjal untuk lolos ke Piala Dunia 2022. Pasalnya, hanya juara dan empat runner-up terbaik yang lolos ke babak ketiga.

Bahkan, ajang yang juga menjadi penentuan tampil di Piala Asia 2023 di Tiongkok, peluang Indonesia tergerus. Hanya juara grup dan empat runner-up terbaik yang langsung lolos ke putaran final Piala Asia 2023. Posisi ketiga harus melakoni kualifikiasi lagi, demikian pula peringkat keempat, untuk berebut 12 tiket tersisa.

Terkait dengan keinginan kembali menunjuk Milla sebagai pelatih timnas, Gusti Randa menilai peluangnya sangat tipis. Menurutnya, PSSI tidak punya cukup uang untuk menggaji pelatih berkebangsaan Spanyol itu. "Masyarakat kan ingin Milla kembali, tapi kan yang mau bayar siapa?" kata Gusti.

Buka pendaftaran

Sementara itu, Ketua Komite Pemilihan (KP) Syarif Bastaman di Jakarta, kemarin, membuka pendaftaran bagi para calon petinggi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), yakni ketua, wakil ketua, dan anggota komite eksekutif (Exco) masa jabatan 2020-2024. Pendaftaran bakal dibuka hingga sepekan mendatang atau 3 Oktober. Pelamar petinggi PSSI dapat mengetahui kualifikasi dan kelengkapan dokumen pendaftaran melalui website resmi PSSI.

Terkait dengan pendaftaran itu, CEO Nine Sport, Arif Putra Wicaksono dan pentolan Bandung Premier League, Doni Setiabudi alias Jalu, memastikan diri untuk melaju dalam pemilihan ketua umum dan wakil PSSI periode 2020-2024 yang akan digelar Januari tahun depan. Fokus duet independen ini ialah menuju emas di ajang ASEAN dengan materi pemain muda dan berencana memboyong pelatih dunia sekelas Frank de Boer. (*/Des/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More