Kamis 12 September 2019, 23:20 WIB

Iran Minta AS tidak Pilih Penghasut

Iran Minta AS tidak Pilih Penghasut

AFP
Presiden Iran Hassan Rouhani

 

PRESIDEN Iran Hassan Rouhani mengatakan Amerika Serikat harus menjauhkan diri dari penghasut perang. Hal itu dilontarkannya setelah penasihat keamanan AS John Bolton diberhentikan oleh Presiden AS Donald Trump.

"Orang Amerika harus menyadari bahwa penghasut perang dan menghasut perang tidak akan menguntungkan mereka. Mereka tidak hanya harus meninggalkan perang senjata, tetapi juga meninggalkan kebijakan menekan negara lain," ujar Rouhani dalam sambutannya di televisi seperti dikutip Aljazeera.

Namun, pejabat tinggi keamanan Iran, Ali Shamkhani, mengatakan kepergian Bolton tidak berdampak pada bagaimana Teheran memandang kebijakan AS. Ia mengatakan yang terpenting bagi Iran ialah kepatuhan terhadap komitmen internasional Amerika Serikat serta mencabut sanksi yang kejam dan ilegal terhadap Iran.

Utusan Iran untuk PBB, Majid Takhteravanchi, mengatakan pemecatan Bolton tidak mengubah posisinya bahwa tidak akan ada negosiasi sampai sanksi ekonomi dicabut.

Sementara itu, Kepala Departemen Studi Amerika di Universitas Tehran, Mohammad Marandi, meragukan spekulasi pemecatan Bolton dapat meningkatkan peluang pertemuan yang akan digelar di Majelis Umum PBB akhir bulan ini.

Segera setelah kepergian Bolton, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Trump terbuka untuk bertemu dengan Rouhani, kemungkinan pada pertemuan Majelis Umum PBB akhir bulan ini dengan tanpa prasyarat.

Sementara itu, Trump membuka kemungkinan Amerika Serikat dapat meringankan sanksi terhadap Iran. Ia percaya Teheran ingin mencapai kesepakatan baru pada program nuklirnya.

"Kita akan lihat apa yang terjadi," tukas Trump kepada wartawan di Gedung Putih ketika ditanya mengenai kemungkinan AS mengurangi kampanye tekanannya.

Pemecatan Bolton oleh Presiden Donald Trump meningkatkan kemungkinan pembicaraan setelah lebih dari satu tahun ketegangan meningkat akibat Iran menembak jatuh pesawat tak berawak AS dan militer Amerika kemudian hampir meluncurkan serangan balasan.

Bolton ialah salah satu pendukung terkuat kebijakan keras AS terhadap Iran. Ketegangan meningkat setelah AS keluar dari perjanjian nuklir bersejarah yang ditandatangani pada 2015 antara Iran dan Barat. (AFP/Uca/X-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More