Kamis 12 September 2019, 20:14 WIB

Pengusaha Siap Bantu Jokowi Cari Menteri Ekonomi yang Tepat

Atalya Puspa | Ekonomi
Pengusaha Siap Bantu Jokowi Cari Menteri Ekonomi yang Tepat

Dok. HIPPI Jakarta
Penyelenggaraan FGD soal Kabinet Jokowi

 

PERANG dagang antara Tiongkok dan Amerika menjadi perhatian khusus para pengusaha Indonesia, terutama menjelang pemerintahan jilid 2 Kabinet Joko Widodo-Ma'ruf amin mendatang.

Pengusaha Indonesia mengharapkan Kabinet Jokowi-amin memilih para menteri yang kompeten dan tepat, terutama pada 10 kementerian di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jakarta Pusat, Fauzan Fadel Muhammad mengatakan pihaknya siap memberikan masukan atau advokasi agar pemilihan menteri di sektor ekonomi Kabinet Jokowi nantinya berkualitas.

Hal itu ditegaskannya dalam diskusi kelompok terfokus (FGD) bertema Kabinet Ekonomi Jokowi-Ma'ruf Jilid 2; Harapan Pengusaha yang diselenggarakan DPD HIPPI DKi Jakarta dan HIPPI Jakarta Pusat, Jakarta, kamis (12/9).

"Khususnya terhadap Kabinet Jokowi yang akan datang, kami akan melakukan advokasi penyadaran konstitusional kepada masyarakat dan khususnya Pengusaha anggota HIPPI untuk memperjuangkan amanat konstitusi negara kita. Tugas konstitusi suatu negara dalah menyusun sistem ekonomi yang sesuai dengan cita-cita ekonomi Indonesia Merdeka," kata Fauzan.

Baca juga : APJI Jakarta Pacu Mutu dan Daya Saing Anggota

Dengan menteri ekonomi yang tepat, lanjut Fauzan, program memciptakan wirausaha muda di Indonesia bisa digiatkan. Saat ini tercatat baru 3% dati total penduduk Indonesia yang menjadi wirausaha.

"Padahal masih banyak sumber daya alam dan peluang usaha yang bisa digali lebih serius agar bis menopang perekonomian Indonesia mulai dari sekarang," terangnya.

Baca juga : Pegadaian Dorong Kreatifitas Anak Muda Melalui Kopi

Ketua umum HIPPI DKI Jakarta Sarman Simanjorang menerangkan dalam era Industri 4.0 ini tidak berlaku lagi era ketertutupan, pemerintah harus terbuka, terutama dalam hal regulasi dan perizinan bagi pengusaha.

Salah satunya adalah pemilihan menteri di sektor ekonomi pada Kabinet Jokowi nanti harus berasal dari kalangan profesional, bukan dari partai.

“Kita juga harus memiliki rasa nasionalisme tinggi. Bangga dengan produk-produk bangsa sendiri. Jangan sampai kita ekspor produk ke pasaran internasional, tapi bahan-bahannya masih kita impor,” lanjutnya.

Para pengusaha yang tergabung di HIPPI berharap agar dengan adanya acara FGD itu media turut membantu menyiarkan perkembangan perekenomian di Indonesia, terutama di skala mikro, seperti bisnis start up dan UKM. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More