Kamis 12 September 2019, 17:00 WIB

Usia 17, Maliq & D'Essentials Rilis Hasil Rekaman di Abbey Road

Abdillah Marzuqi | Weekend
Usia 17, Maliq & D

MI/ Abdillah Marzuqi
Maliq & D'Essentials saat perilisan dvd baru, Rabu (11/9) di Jakarta.

TIDAK banyak kelompok musik yang berhasil membuat pendengar musik tanah air tetap menunggu kebaruan mereka. Salah satu yang berhasil menciptakan loyalitas penggemar adalah Maliq & D'Essentials.

Di tahun ke-17 berkiprah ini Maliq & D'Essentials merilis DVD bertajuk Maliq & D' Essentials: Essential Hits Recorded Live in London.

Kelompok musik yang dijaga Angga Puradiredja dan Rivani Indriya Suwendi atau Indah (vokal), Lale (gitar), Ilman Ibrahim (keyboard), Widi Puradiredja (drum), dan Jawa (bas) itu menyiapkan album tersebut sejak tahun lalu.

"Kami mulai ngobrol sejak November 2018. Membicarakan apa yang bisa buat berkesan di usia band ke-17. Sampai ada jalan membuat kumpulan lagu di DVD," kata Angga Puradiredja di peluncuran DVD di KFC Kemang, Jakarta (11/9).

Widi Puradiredja mengatakan DVD tersebut direkam di London, tepatnya di studio legendaris Abbey Road. Hal ini tentu jadi kebanggaan tersendiri bagi grup musik yang kental dengan nuansa jazz itu. Studio Abbey Road dikenal dengan telah membesarkan nama band The Beatles.

"Rekaman di Abbey Road menjadi salah satu dari mimpi terbesar Maliq & D'Essentials sejak dulu. Ini mengapa rekaman ini menjadi sangat spesial," ujar Widi.

Dengan total durasi 73 menit, DVD ini berisi 12 video penampilan langsung dan wawancara eksklusif para personel tentang cerita dibalik masing-masing lagu serta cerita-cerita seru tentang perjalanan Maliq & D'Essentials. Lagu hits seperti Terdiam, Dia, Pilihanku, dan Setapak Sriwedari dipastikan ada dalam daftar lagu.

Tak lupa juga satu lagu terbaru yaitu Senja Teduh Pelita yang menjadi track nomor 19. Lagu itu disambung dengan video yang diambil di London, Inggris. Angga Puradiredja menyebutkan, tantangan pembuatan album DVD ini adalah membuat puluhan lagu dalam 12 audio visual yang mampu mewakili usia 17 tahun band berkarya. Berbagai proses dilalui, termasuk rekaman dan pengambilan video yang mereka lakukan sembari liburan.

"Ini adalah album spesial karena bukan musik saja yang ditonjolkan, tapi ada audio visualnya bukan di Indonesia tapi di studio legendaris dunia," kata Angga Puradiredja.

Seluruh lagu di sesi rekaman digarap oleh Andrew Dudman sebagai recording engineer dan Geoff Pesche sebagai mastering engineer. Kuduanya bukan nama baru dalam perbincangan musik dunia. Sentuhan Geoff Pesche bisa didengar di banyak album musik pop lintas genre dari Gorillaz, Coldplay, Basement Jazz sampai Kylie Minogue dan Dizzee Rascal. Beberapa karyanya yang paling popular adalah lagu dari New Order-Blue Monday, juga album Brothers In Mars milik Dire Straits.

Ada cerita tersendiri dibalik pemilihan sampul album. Vokalis Rivani Indriya Suwendi atau dikenal sebagai Indah mengungkapkan makna dari sampul album baru mereka yang memperlihatkan tawa bahagia di sebuah taman.

"Tandanya bahagia. Ini kan salah satu bentuk perayaan 17 tahun Maliq & D'Essentials. Jadi memang kita mau share perasaan, pengalaman kita," ujar Indah.

Indah menceritakan bahwa sampul itu berawal dari penseleksian beberapa gambar dari aktivitas mereka selama di London. Hingga akhirnya Maliq & D'Essentials sepakat memilih foto yang sekarang terpampang di album. "Ini juga memilih fotonya dari beberapa foto. Ada yang gambar anjingnya, karena ini kan taman bebas, orang lewat-lewat ada yang di belakang kita pemanasan, jogging, tapi kita pilih ini yang ketawa semua, karena perasaannya yang pingin dibawa itu," pungkasnya. (M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More