Kamis 12 September 2019, 09:45 WIB

Mulai Oktober, Selama 3 Bulan Bebas Visa ke Korsel

Basuki Eka Purnama | Internasional
Mulai Oktober, Selama 3 Bulan Bebas Visa ke Korsel

AFP/Ed JONES
Sekelompok perempuan muda Korsel mengenakan pakaian tradisional Hanbok berfoto bersama di desa wisata Namsan, Seoul.

 

PEMERINTAH Korea Selatan (Korsel) pada 25 dan 26 November akan menggelar ASEAN-Republic of Korea Commemorative Summit di Busan. Untuk merayakan acara tersebut, pemerintah Korsel memutuskan memberikan bebas biaya visa dalam waktu terbatas selama 3 bulan kepada warga negara Indonesia dan warga negara negara ASEAN lainnya.

Kedutaan Besar Korsel dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia. Kamis (12/9), mengatakan tipe visa yang termasuk dalam program bebas biaya visa ini hanya berlaku untuk tujuan kunjungan Singkat (C-3) dan Single entry (klasifikasi visa C-3). Visa C-3 berlaku untuk satu kali dengan waktu kunjungan 30 hari dan maksimum 90 hari.

"Bebas biaya visa berlaku mulai 1 Oktober 2019 sampai dengan 31 Desember 2019. Selama 3 bulan tersebut, pengajuan visa tipe C-3 akan dibebaskan dari biaya visa sebesar US$40 (sekitar Rp562 ribu). Tetapi biaya administrasi pendaftaran di Korea Visa Application Center (KVAC) tetap berlaku," ungkap Kedutaan Besar Korsel.

Selain Indonesia, sembilan negara ASEAN lainnya yaitu Vietnam, Filipina, Brunei Darussalam, Laos, Kamboja, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Myanmar juga mendapatkan fasilitas bebas visa.

Baca juga: Korut Klaim Kim Pimpin Langsung Peluncuran Roket

Adapun masa berlaku visa itu adalah tiga bulan setelah tanggal penerbitan itu.

"Dalam kurun waktu tersebut, visa dapat digunakan untuk mengunnjungi Korsel sesuai dengan tanggal rencana keberangkatan," kata Kedutaan Besar Korsel.

“ASEAN-Republic of Korea Commemorative Summit dan program bebas biaya visa ini diharapkan dapat memberikan kesempatan dan pengalaman bagi banyak warga negara indonesia yang ingin menikmati keindahan alam dan kebudayaan Korsel,” ungkap Duta Besar Korsel untuk Indonesia Kim Chang-beom.

Minat warga negara Indonesia untuk mengunjungi Korsel semakin meningkat setiap tahunnya. Pada 2018, Kedutaan Besar Korsel di Indonesia telah menerbitkan total 157,924 visa dan berdasarkan jumlah visa yang diterbitkan terdapat peningkatan sebanyak 15% setiap tahun. (RO/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More