Rabu 11 September 2019, 23:54 WIB

The Habibie Center, Warisan Habibie untuk Kemajuan Demokrasi

Rifaldi Putra Irianto | Politik dan Hukum
The Habibie Center, Warisan Habibie untuk Kemajuan Demokrasi

MI/M. Irfan
Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie

 

WAFATNYA Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie menjadi momen kehilangan terbesar bagi The Habibie Center, lembaga nonprofit yang didirikan Habibie untuk ikut memajukan demokrasi dan perlindungan Hak Asasi Manusia di Indonesia.

Wakil Ketua Dewan Pengurus The Habibie Center Dewi Fortuna Anwar mengatakan, lembaga nonprofit itu merupakan buah pemikiran Habibie untuk memajukan budaya masyarakat sipil di Indonesia.

“The Habibie Center memiliki motto, 'Demokratisasi tak boleh henti.' The Habibie Center dibentuk sebagai sebuah lembaga pemikir (think tank) independen yang bergerak untuk ikut memajukan demokrasi dan perlindungan Hak Asasi Manusia. Institusi ini menjadi buah pemikiran beliau untuk ikut menguatkan budaya masyarakat sipil di Indonesia.” kata Dewi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/9).

Dalam iklim demokrasi, lanjut Dewi, Habibie yang naik ke tampuk kekuasaan di Indonesia di era transisi dari orde baru ke orde reformasi, mempunyai peran dalam membuka kebebasan pers hingga mengawal penyelenggaraan pemilu demokratis pertama di era reformasi.

Baca juga : Habibie Pernah Tolak Tawaran Jadi WN Kehormatan Jerman

"Sebelum menjadi Presiden, Bapak Habibie dikenal sebagai Bapak Teknologi Indonesia. Setelah menjadi Presiden, Bapak Habibie juga dikenal sebagai Bapak Demokrasi Indonesia karena perannya dalam mendorong demokrasi di negeri ini. Dalam hal membuka kebebasan pers, membuka peluang berdirinya partai-partai politik baru, dan menyelenggarakan pemilu demokratis pertama sejak tahun 1955” tambah Dewi.

Karena itu, berpulangnya Habibie ke hadirat Ilahi, lanjut Dewi merupakan kehilangan besar bagi keluarga The Habibie Center dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

"Kepergian Bapak Habibie merupakan kehilangan yang luar biasa bagi keluarga besar The Habibie Center. Ini juga merupakan kehilangan bagi keluarga dan kehilangan bagi bangsa Indonesia.” kata Dewi.

Ia pun menyampaikan rasa Terima Kasih yang sebesar-besarnya bagi seluruh pihak atas perhatian dan dukungan yang selama ini ditujukan kepada Habibie.

"Kami atas nama keluarga besar The Habibie Center mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan dukungan dari seluruh pihak yang selama ini ditujukan kepada Alm. BJ Habibie. Kami memohon doa dari masyarakat agar beliau diterima di sisi Allah SWT," tutupnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More