Rabu 11 September 2019, 22:27 WIB

Belasungkawa dari Pemimpin Dunia Mengalir untuk Habibie

Haufan Hasyim Salengke | Politik dan Hukum
Belasungkawa dari Pemimpin Dunia Mengalir untuk Habibie

MI/ Panca Syurkani
BJ Habibie

 

KEPERGIAN presiden ke-3 Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie membawa duka bagi sejumlah pemimpin dunia. Mereka mengucapkan belasungkawa baik secara langsung maupun melalui perwakilan negara mereka di Jakarta.

Perdana Menteri Mahathir Mohamad menyebut kepergian Habibie sebagai kehilangan besar. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Takziah kepada keluarga serta seluruh warga Indonesia di atas pulangnya ke rahmatullah Bapak BJ Habibie. Sesungguhnya pemergiannya satu kehilangan besar. Semoga Allah mencucuri rahmat ke atas Rohnya. Al Fatihah,” ujar Mahathir di akun Twitter resminya.

Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta turut menyampaikan ucapan duka cita. “Kedutaan Besar Malaysia, Jakarta menyampaikan rasa dukacita yang sedalam-dalamnya atas pemergian Mantan Presiden RI Bpk BJ Habibie yang kita semua hormati dan sanjungi. Semoga roh beliau dirahmati Allah SWT. Al-Fatihah,” kata sebuah pernyataan di akun Twitter resmi kedutaan.

Baca juga: R80, Impian Habibie yang Belum Tuntas

Sementara, Kedutaan Besar Singapura di Jakarta menyampaikan, “Belasungkawa terdalam kami atas meninggalnya Presiden Ketiga Republik Indonesia, H.E. Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie. Pikiran kami bersama keluarga Pak Habibie dan orang-orang terkasih di masa duka ini.”

Duta Besar Amerika Serikat Joseph R. Donovan Jr mengatakan rakyat ‘Negeri Paman Sam’ ikut berduka cita atas wafatnya Habibie dan mendokan keluarga yang ditinggalkan. “Pemerintah dan rakyat Amerika turut berdukacita atas meninggalnya mantan Presiden RI #BJHabibie. Doa kami menyertai seluruh keluarga yg ditinggalkan,” kata Donovan di aku Twitter resmi Kedubes AS di Jakarta.

Sementara Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan mengatakan Habibie dikenang karena keberaniannya dalam transisi Indonesia menuju demokrasi.

“Belasungkawa mendalam atas wafatnya Mantan Presiden Indonesia Bapak BJ Habibie. Beliau dikenang karena keberaniannya dlm transisi Indonesia menuju demokrasi dan semangat serta dorongan inovatifnya dlm mempromosikan teknik & teknologi di Indonesia. Selamat jalan Bapak BJ Habibie,” ujarnya di akun Twitter-nya yang terverifikasi.

Rudi, demikian nama panggilan kanak-kanak Habibie, meninggal pada usia 83 tahun. Habibie meninggal dalam kondisi kritis karena sakit, Rabu pukul 18.05, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936, itu meninggalkan dua anak laki-laki. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More