Rabu 11 September 2019, 22:18 WIB

Ini Rute Pengantar Jenazah BJ Habibie ke TMP Kalibata

Rifaldi Putra Irianto | Politik dan Hukum
Ini Rute Pengantar Jenazah BJ Habibie ke TMP Kalibata

MI/Pius Erlangga
Jenazah Presiden ke-3 RI Baharuddin Jusuf Habibie tiba di rumah duka di Patra Kuningan, Jakarta Selatan

 

DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rencana rute perjalanan iring-iringan rombongan pengantar Jenazah Presiden Ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie dari Rumah Duka di Kawasan Kuningan menunju Lokasi Jenazah pemakaman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, esok hari, Kamis, (12/9).

Kasubdi Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir menyebutkan perjalanan dari rumah duka menuju lokasi pemakaman, akan melewati rute dimulai dari Jalan Taman Patra Kuningan-Jalan Patra Kuningan Utara-Jalan Rasuna Said-Jalan Gatot Subroto-Jalan Raya Pasar Minggu-Jalan Raya Kalibata-TMP Kalibata.

"Perjalanan sepanjang 5,3 kilometer dari rumah duka menuju TMP Kalibata diperkirakan membutuhkan waktu tempuh selama 18 menit," kata Nasir dalam keterangan resmi yang diterima, Jakarta, Rabu, (11/9).

Baca juga : Menristek : Habibie Bapak Teknologi yang Akan Selalu Dikenang

Ia juga menyebutkan pihak kepolisan telah menyiapkan alternatif rute, dari rumah duka menuju TMP Kalibata.

Rute dimulai dari Jalan Taman Patra Kuningan-Jalan Patra Kuningan VII-Jalan Dukuh Patra -Jalan Mandala Raya-Jalan Rasamala Raya-Jalan Gatot Subroto-Jalan Raya Pasar Minggu-Jalan Raya Kalibata-TMP Kalibata.

"Perjalanan rute alternatif sepanjang 4,1 kilometer dari rumah duka menuju TMP Kalibata diperkirakan membutuhkan waktu tempuh selama 16 menit," ujar Nasir.

Diketahui, BJ Habibie wafat pada usia 83 tahun di Pavilyun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB. Tokoh kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936, itu disebut mengalami masalah pada jantung. Habibie masuk RSPAD sejak 1 September 2019. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More