Kamis 12 September 2019, 02:40 WIB

Aliran Gol CR-7 belum Berhenti

Rahmatul Fajri | Sepak Bola
Aliran Gol CR-7 belum Berhenti

AFP
Cristiano Ronaldo

 

CRISTIANO Ronaldo tidak berhenti mengukir catatan apik di lapangan hijau. Pemain berjuluk CR-7 itu memborong empat gol saat Portugal melibas tuan rumah Lithuania 5-1 pada laga Kualifikasi Piala Eropa 2020, kemarin.

Pemain yang kini merumput bersama Juventus itu membuka keran gol pada menit ke-7 melalui titik putih. Lithuania kemudian menyamakan kedudukan melalui gol Andriuskevicius pada menit ke-28.

Pada babak kedua, Ronaldo mencatatkan tiga gol lainnya pada menit ke-62, 65, dan 76. William Carvalho melengkapi kemenangan menjadi 5-1 melalui golnya pada injury time.

Torehan quatrick alias empat gol itu membuat pemain yang lima kali menyandang predikat pemain terbaik, telah mengoleksi 24 gol di ajang Kualifikasi Piala Eropa. Ronaldo menjadi yang terbanyak, melampaui pencetak gol subur sebelumnya, legenda Irlandia Robbie Keane dengan 23 gol.

Ronaldo yang telah berusia 34 tahun, secara keseluruhan telah membukukan 93 gol di laga internasional. Mantan pemain Manchester United dan Real Madrid itu hanya kalah dari Ali Daei (Iran) yang mengoleksi 109 gol. Satu catatan lagi, yakni Ronaldo telah mencetak gol di 40 negara.

"Dia adalah pemain terbaik dunia. Dia tidak bakal berhenti mencetak gol," puji Fernando Santos, pelatih 'Selecao das Quinas'--julukan Portugal.

Selain itu, Fernando Santos yang mengantar Portugal menjuarai Piala Eropa 2016 berharap performa tim asuhannya tetap terjaga. Kita masih punya empat laga yang harus dimenangi untuk mengamankan posisi pertama," kata Santos, dilansir dari uefa.com.

Portugal kini berada di posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan koleksi 8 poin hasil 4 kali main. Posisi teratas masih ditempati Ukraina yang membukukan 13 angka hasil 5 kali laga.

Perkasa

Selain Portugal, dua tim papan atas Eropa juga menuai angka penuh. Kampiun dunia 2018 Prancis masih terlalu perkasa sehingga melibas Andora 3-0. Hujan gol juga terjadi ketika tuan rumah Inggris mengalahkan Kosovo 5-3.

Tampil di Stade de France, Saint-Denis, tuan rumah Prancis membuka keunggulan melalui aksi Kingsley Coman menit ke-18. 'Les Bleus' mendapatkan kesempatan menggandakan keunggulan pada menit ke-28. Namun, Antoine Griezmann gagal mengeksekusi penalti. Ini rekor buruk bagi Griezmann. Sebelumnya, melawan Albania, Griezmann juga tak mampu mengonversi peluang dari titik 12 pas.

Griezmann kemudian menebus kegagalannya itu dengan memberikan assist kepada Clement Lenglet pada menit ke-52 untuk menggandakan keunggulan. Wissam Ben Yedder menyempurnakan kemenangan Prancis menjadi 3-0 setelah golnya pada menit-menit akhir pertandingan.

Pelatih Prancis Didier Deschamps mengatakan timnya telah melewatkan beberapa peluang pada pertandingan kali ini. Namun, kemenangan 3-0 membuatnya puas dan Prancis bisa meraih kemenangan pada dua pertandingan terakhir.

Di Southampton, arsitek Inggris Gareth Southgate mengeluhkan rapuhnya lini belakang. Inggris untuk kali pertama sepanjang 12 tahun harus kebobolan tiga gol di kandang sendiri.

Namun, mantan bek tangguh Inggris itu memuji ketajaman trio serang yang melesakkan 5 gol. Raheem Sterling (8'), Harry Kane (19'), dan dua gol Jadon Sancho di penghujung babak pertama. Satu gol lagi merupakan bunuh diri pemain Kosovo, Vojvoda di menit ke-38. (AFP/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More