Kamis 12 September 2019, 00:20 WIB

Problem Audisi Selesai Pekan Ini

Despian Nurhidayat | Olahraga
Problem Audisi Selesai Pekan Ini

MI/Rommy Pujianto
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewa Broto

POLEMIK antara PB Djarum dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) diharapkan segera tuntas. Menurut Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewa Broto, harus ada solusi agar persoalan pencarian atlet bulu tangkis yang disebutkan jadi ajang eksploitasi anak, tidak jadi besar.

Gatot pun mengatakan bahwa akan ada pertemuan dengan Kemenpora dan PB Djarum serta KPAI. Acara duduk bareng itu rencananya digelar kemarin, tetapi Menpora Imam Nahrawi berhalangan hadir. "Harapan kami, penginnya pekan ini sudah clear. Kalau enggak, ini jadi isu panjang. Kami ingin meminta mereka duduk bareng dan kami juga harus minta ketegasan dari KPAI. Awalnya mereka minta dihentikan Audisi Umum Djarum, tapi setelah didesak netizen, jadinya mereka mengatakan enggak minta program Djarum untuk dihentikan," kata Gatot.

Dikatakan Gatot, Kemenpora harus bersikap adil dan objektif saat menghadapi kegaduhan yang ada. "Pada pertemuan nanti, poinnya kami akan minta Djarum untuk resizing. Pokoknya jangan terlalu mencolok. Selain itu, KPAI juga harusnya jangan mencla-mencle. Kami enggak mau gara-gara ini, kerjaan kami harus ngurusin persoalan Djarum saja," sambung dia.

Terpisah, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengaku sudah berbicara dengan PB Djarum dan meminta agar audisi tahunan yang selalu mereka gelar, tidak dihentikan. Alasannya ialah program itu merupakan wujud keterlibatan swasta dalam pembinaan atlet. "Saya minta PB Djarum meneruskan audisi, saya siap bertanggung jawab jika terjadi masalah di kemudian hari," kata Ganjar.

 

Andalkan Fajar/Rian

Kota Malang, Jawa Timur, akan menjadi lokasi penyelenggaraan Indonesia Masters pada 1-6 Oktober mendatang. Indonesia di ajang Super 100 itu akan mengandalkan pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto untuk bisa meraih gelar juara. Namun, menurut Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Wiranto, wakil Merah Putih yang turun di ajang tersebut diharapkan bisa menyapu bersih medali dari seluruh sektor. Adanya dukungan dari publik sendiri, semestinya harus dimanfaatkan pebulu tangkis Indonesia.

"Targetnya harus menang semua. Apalagi terhadap Fajar/Rian, kita harapkan juara. Yang jelas kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Kalau belum semuanya, mungkin kita belum jodoh saja," kata Wiranto.

Dari Fajar dan pasangannya, persiapan paling penting untuk bisa menghadapi Indonesia Masters ialah mengatur pola latihan fisik. Pasalnya, mereka sebelum ke Malang, akan bermain di Tiongkok Terbuka dan Korea Terbuka. Untuk Indonesia Masters, Fajar mengaku, yang harus diwaspadai ialah pemain asal Tiongkok.

Fajar juga mengaku Indonesia Masters akan dimanfaatkan bagi dia dan Rian untuk mengumpulkan poin masuk Olimpiade 2020. Dia mengatakan poin mereka masih di bawah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sehingga ia berharap mampu mendulang kemenangan dari turnamen ke turnamen. (AS/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More