Rabu 11 September 2019, 18:43 WIB

Habibie ingin Pendidikan Anak-anak Indonesia Maju

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
Habibie ingin Pendidikan Anak-anak Indonesia Maju

MI/Rommy Pujianto
Presiden RI ke-3 BJ Habibie

 

PRESIDEN RI ke-3 B.J Habibie, Rabu (11/9) sore ini wafat. Habibie wafat pada usia 83 tahun.
 
"Ayah saya B.J Habibie telah meninggal dunia pukul 18.05, Rabu, 11 September 2019" kata anak Habibie, Thareq Kemal Habibie di RSPAD Gatoto Soebroto.

Kemal menyebut tim dokter sudah berusaha keras untuk menyelamatkan nyawa ayahnya. Namun penyakitnya tak bisa disembuhkan.

Pemerhati pendidikan Arief Rachman sempat  mengungkapkan obrolannya dengan Habibie beberapa waktu lalu. Habibie, kata Arief, menitipkan pendidikan di Indonesia.
 
"Satu hal yang buat tersentak (Habibie) bilang, 'kepada guru-guru jangan cuma ngajar, tapi juga mendidik'. Itu yang buat saya merasa kita sebagai bangsa berutang budi dengan Beliau," kata Arief di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9)
 
Arief mengaku sempat menjenguk Habibie beberapa waktu lalu. Keduanya mengobrol soal pendidikan.


Habibie mengungkapkan Indonesia mempunyai 51 juta murid dan 2,7 juta guru. Habibie ingin Arief mulai berpikir maju untuk perkembangan pendidikan di Indonesia.
 
Habibie ingin anak-anak di Bumi Pertiwi bisa mendapatkan pendidikan tinggi untuk kemajuan bangsa. "Dan kita tahu NKRI itu merdeka karena Soekarno-Hatta itu sarjana, karenanya kita harus beri pendidikan terbaik," beber Arief.
 
Habibie menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto sejak Minggu, 1 September 2019. Habibie ditangani puluhan dokter. (Medcom/A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More