Rabu 11 September 2019, 19:30 WIB

Dewan Pengawas KPK Harus Dipilih oleh Presiden, Bukan DPR

Nur Aivanni | Politik dan Hukum
Dewan Pengawas KPK Harus Dipilih oleh Presiden, Bukan DPR

. ANTARA FOTO/Reno Esnir/ama.
Pakar Hukum Tata Negara, Juanda

 

PAKAR Hukum Tata Negara, Juanda, setuju bila dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibentuk. Hanya saja, ia menekankan, bahwa dewan pengawas KPK tersebut bukan dibentuk oleh lembaga legislatif, melainkan dipilih oleh Presiden.

"Saya setuju dewan pengawas dibentuk. Tapi saya tidak sepakat (dewan pengawas) dibentuk oleh DPR, kalau mau proporsional jangan dibentuk oleh lembaga politik. Kalau dewan pengawas ini memang penting, maka bukan DPR yang memilih, tapi Presiden," katanya dalam diskusi yang bertajuk Perlukah Lembaga Pengawas untuk KPK, di D'consulate Resto dan Lounge, Jakarta, Rabu (11/9).

Baca juga: KPK Cegah Bos Siam Group Holding ke Luar Negeri

Dalam konsep negara demokrasi dan negara hukum, kata Juanda, tidak ada satu kegiatan pun yang terlepas dari pengawasan. Maka itu, dewan pengawas memang diperlukan. Hanya saja, dewan pengawas yang dibentuk bukan dalam konteks untuk mengebiri KPK.

Jika presiden yang kemudian memilih orang-orang yang masuk dalam dewan pengawas, lanjut dia, ada empat kriteria yang harus dimiliki oleh dewan pengawas tersebut, yaitu negarawan, berintegritas, berkarakter, dan yang sudah selesai dengan hal-hal yang sifatnya duniawi.

"Kalau itu maksud dari dewan pengawasnya yang dibicarakan oleh DPR, saya setuju. Tapi kalau dewan pengawas untuk mengebiri KPK, saya kira perlu ditolak," tegasnya. (OL-6)

Baca Juga

MI/M Irfan

Politisi NasDem Desak Gugus Tugas Usul PSBB di Jabodetabek

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Kamis 02 April 2020, 13:00 WIB
"Ini katanya pemerintah mau cepat mengatasi korona, tapi sudah dua hari belum juga ada tanda-tanda pelaksanaannya," ujar...
Antara

Presiden Jokowi Berang Kepala Daerah Tutup Akses Jalan

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 02 April 2020, 12:32 WIB
"Saya harap Menteri Dalam Negeri memberi teguran kepada daerah-daerah yang memblokade jalan," tegas...
BIRO PERS SETPRES/MUCHLIS J

Presiden Pantau Persiapan Ramadan di tengah Pandemi Covid-19

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 02 April 2020, 12:22 WIB
Ramadan tinggal tiga pekan lagi. Di tengah pandemi covid-19, persiapan menyambut bulan suci tentu harus dilakukan secara...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya