Rabu 11 September 2019, 12:44 WIB

Bertemu Mitra Kerja Saudi, RI Harapkan Perbaikan Layanan Haji

Sitria Hamid | Haji
Bertemu Mitra Kerja Saudi, RI Harapkan Perbaikan Layanan Haji

ANTARA/Hanni Sofia
Umat muslim berdoa saat melaksanakan wukuf di Jabal Rahmah

PEMERINTAH Indonesia berharap, pada penyelenggaraan haji tahun depan, ada lagi penambahan kuota yang diberikan pemerintah Arab Saudi diiringi peningkatan kualitas layanan di Arafah dan Mina.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali menyampaikan hal itu, saat memberikan sambutan dalam Apreciation Night Hajj 2019 yang digelar Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, di Aula Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah, Selasa (10/9) malam Waktu Arab Saudi.

"General Authority Civil Aviation (GACA) agar dapat memberikan jadwal slot time penerbangan lebih awal kepada Kementerian Agama untuk memudahkan dalam penempatan akomodasi jemaah haji di Madinah," kata Nizar Ali, di hadapan sejumlah mitra kerja PPIH dalam penyelenggaraan haji.

Seperti Muassasah Asia Tenggara, pihak otoritas bandara internasional Malik Abdul Aziz, Jeddah, pihak GACA Arab Saudi. Serta, para penyedia layanan akomodasi, katering, dan transportasi yang terbaik di Mekah dan Madinah. Nizar Ali menyampaikan sejumlah harapan, masukan dan kritik.

Baca juga: PPIH Kirim Tim Kesehatan dari Tanah Air Pantau Jemaah yang Sakit

"Juga perlu penambahan jumlah jemaah haji yang diberikan layanan fast track/Makkah route dan EYAB guna kelancaran kedatangan dan kepulangan jemaah haji."

Kepada muassasah, Nizar meminta agar dapat memperbaiki fasilitas dan meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji saat berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armudzna).

Dia menyebutkan, tahun ini, ada sejumlah kejadian di Armuzna yang tidak semestinya terjadi.

"Agar kejadian listrik padam, AC mati, konsumsi terlambat, fasilitas tenda kurang, tidak terjadi lagi pada masa mendatang," kata Nizar, sebagai penanggung jawab PPIH, dalam acara yang juga dihadiri Konjen RI Hery Sarifudin, Ketua PPIH Endang Djumali, serta jajaran PPIH lainnya.

Pada kesempatan itu, Nizar Ali juga meminta agar koordinasi dan komunikasi antara muassasah dan maktab lebih diefektifkan. Sehingga, kontrak layanan yang telah disepakati dapat diimplementasikan sepenuhnya di lapangan.

"Bila terdapat kekurangan dan kelemahan dalam perencanaan, pelaksanaan, kerja sama, dan koordinasi penyelenggaraan ibadah haji, mohon dimaafkan," katanya lagi.

Dalam acara tersebut diberikan penghargaan kepada sekitar 50 mitra kerja PPIH. Salah satu penerima penghargaan, adalah penyedia hotel bagi jemaah haji Indonesia bernama Roid.

Dia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepadanya. Dan atas penilaian kinerjanya selama kerja sama tersebut. (OL-2)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

Keputusan Haji Diundur 1 Juni 2020

👤MI 🕔Rabu 20 Mei 2020, 06:15 WIB
KEPUTUSAN final keberangkatan haji Indonesia akan ditetapkan pada 1 Juni 2020, atau diundur lagi karena sebelumnya akan diputuskan pada 20...
Dok. Kemenag/Rusydi

Indeks Kepuasan Jemaah Haji 2019 Tertinggi

👤Sitria Hamid 🕔Kamis 17 Oktober 2019, 19:55 WIB
Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) tahun 2019 sebesar 85,91, tertinggi sejak dilaksanakannya Survei Kepuasan Jemaah Haji...
Fikri NR kemenag

Evaluasi Haji 2019, Peningkatan Kualitas Manasik untuk 2020

👤Sitria Hamid 🕔Rabu 09 Oktober 2019, 20:29 WIB
"Kita ingin ada peningkatan. Setelah hal-hal yang bersifat fisik, maka kita harus menambah kualitas penyelenggaraan (ibadah haji) ini...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya