Rabu 11 September 2019, 09:54 WIB

Nelayan Ditabrak Kapal Cepat Ditemukan Meninggal

Antara | Nusantara
Nelayan Ditabrak Kapal Cepat Ditemukan Meninggal

Antara
Ilustrasi

 

KEPOLISIAN Resor Flores Timur melaporkan bahwa Sulaiman Apang, 47 nelayan yang dinyatakan hilang saat perahunya ditabrak kapal cepat Fantasy Express pada akhir Agustus lalu sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh nelayan dari Desa Lamahala.   Kapolres Flores Timur, AKBP Deny Abrahams saat dihubungi dari Kupang, Rabu (11/9), mengatakan korban ditemukan di wilayah Pantai Dusun II Watan Pao ketika sejumlah nelayan itu akan menebarkan pukat.    

"Saat ditemukan korban sudah tak bernyawa, sehingga para nelayan langsung mencari pertolongan untuk mengangkat jasad Sulaiman Apang," terang Deny.

Saat ini jasad Sulaiman Apang sudah disemayamkan di rumah keluarganya di Lohayong, sebelum dimakamkan. Proses pencarian terhadap Sulaiman Apang sudah dilakukan sejak hari pertama hilang setelah perahunya ditabrak kapal cepat.

Dalam proses pencarian tersebut kantor pencarian dan pertolongan (SAR) kelas B Maumere menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan pencarian. Proses pencarian dilakukan selama tujuh hari penuh namun hasilnya nihil. Bahkan pencarian Sulaiman dibantu  oleh nelayan lain dan personel kepolisian serta TNI AL namun tetap juga nihil.  

baca juga: AS Tawarkan Kemudahan Kuliah Bagi Mahasiswa Aceh

Tidak ketinggalan proses ritual adat yang dilakukan oleh para tokoh adat juga tak memberikan hasil positif. Sehingga SAR akhirnya menghentikan proses pencarian tersebut pada Jumat (6/9) pekan lalu. Dari kasus tabrak perahu nelayan ini kemudian membuat pihak kepolisian menahan nahkoda kapal tersebut dan saat ini proses penyelidikan masih terus berjalan. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More