Rabu 11 September 2019, 09:09 WIB

Satgas Kekeringan Babel Bagikan Ribuan Masker

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Satgas Kekeringan Babel Bagikan Ribuan Masker

MI/Rendy Ferdiansyah
Petugas Satgas Kekeringan membagikan masker kepada para pengendara motor di Bangka Belitung. Rabu (11/9).

 

KABUT asap akibat kebakaran hutan dan lahan mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Pulau Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Tim Satgas Kekeringan mulai membagikan ribuan masker kepada masyarakat di daerah terdampak kabut asap. Kabut asap mulai menyelimuti permukiman warga di daerah Kampak, Tua Tunu, Pangkalpinang, Jalan Pal 9 dan lintas timur Kabupaten Bangka sejak pukul 06.00 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengatakan untuk membantu warga khususnya yang beaktivitas di luar rumah, Satgas Kekeringan sejak kemarin malam sudah membagikan masker kepada warga.

"Satagas Kekeringan, terdiri dari BPBD, RS Provinsi dan PMI, Pramuka, TNI/Polri sudah turun langsung membagikan masker kepada warga khususnya yang beraktivitas di luar rumah," kata Mikron, Rabu (11/9).

"Sudah ribuan masker kita bagikan ke warga sejak kemarin. Kita pastikan asap ini bukan kiriman tetapi memang dari lintas timur karena terbawa angin," ujarnya.

Diakui Mikron, puluhan hektar lahan yang terbakar di lintas timur sudah berhasil dipadamkan Selasa (11/9) sekitar pukul 21.00 WIB. Ada kemungkinan lahan masih ada bara sehingga menimbulkan asap.

"Hampir 10 jam karhutla di lintas timur itu baru bisa dipadamkan oleh Tim Satgas Kekeringan. Memang sudah padam, mungkin pagi ini masih ada bara yang sehingga asap terbawa angin," ungkap dia.

Ia mengimbau masyarakat jika berpergian ke arah jalan lintas timur dan daerah Kampak, Tua Tunu Pangkalpinang hendaknya menggunakan masker untuk mengantisipasi ispa.

Sementara, Kasi Informasi dan Data BMKG Kelas 1 Pangkalpinang. Kurniaji mengatakan, asap yang ada di beberapa titik baik itu di Pangkalpinang maupun Bangka bukan kiriman dari luar, melainkan dari karhutla di jalan lintas timur Bangka. Sedangkan jalur penerbangan belum terganggu.

"Asap kita sendiri yang terbawa angin, bukan kiriman dari Kalimantan atau Sumatera," kata Kurniaji.

baca juga: KPU Surakarta Butuh Perwali Untuk Cairkan Dana Pilkada 2020

Ia menambahkan berdasarkan pantauan Satelit, ada 91 titik panas di Babel saat ini, tersebar di Bangka 23 titik, Bangka Barat 5 titik, Bangka Selatan 30 titik, Bangka Tengah 17 titik, Belitung 3 titik, Belitung Timur 6 titik dan Pangkalpinang 2 titik.(OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More