Rabu 11 September 2019, 09:00 WIB

Jenazah Mugabe Tinggalkan Singapura

Basuki Eka Purnama | Internasional
Jenazah Mugabe Tinggalkan Singapura

AFP/Roslan RAHMAN
Polisi Singapura mengawal mobil yang mengangkut jenazah Mugabe dari rumah duka menuju bandara untuk dipulangkan ke Zimbabwe.

 

MOBIL yang membawa jenazah Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe meninggalkan sebuah rumah duka di Singapura, Rabu (11/9), menuju airport untuk diterbangkan kembali ke Zimbabwe untuk dimakamkan.

Mugabe, seorang pemimpin gerilya yang memimpin Zimbabwe sejak meraih kemerdekaan dari Inggris dan berkuasa selama 37 tahun hingga digulingkan pada 2017, meninggal dunia pada Jumat (6/9) di usia 95 tahun.

Kesehatan Mugabe menurun sejak dia digulingkan militer dan mantan pendukungnya pada November 2017, mengakhiri masa pemerintahan yang berujung pada hancurnya perekonomian Zimbabwe.

Kerabat dan pejabat pemerintah Zimbabwe datak ke Singapura, tempat Mugabe meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama beberapa bulan,

Sebuah mobil berwarna putih yang membawa jenazah Migabe meninggalkan rumah duka didampingi polisi bersepeda motor.

Baca juga: Eks Pemimpin Zimbabwe Tiga Dekade Wafat

Pejabat Zimbabwe yang datang ke Singapura mencakup Wakil Presiden Kembo Mohadi yang tiba pada Selasa (10/9).

Setibanya di Zimbabwe, jenazah Mugabe akan dibawa ke desa kelahirannya di Kutama, Distrik Zvimba, yang berada di barat Ibu Kota Harare. Di sana, jenazah akan diinapkan selama semalam.

Pada Kamis (12/9) dan Jumat (13/9), jenazah Mugabe akan disamayamkan di Stadion Rufaro di Harare untuk memberi kesempatan bagi warga Zimbabwe untuk memberikan penghormatan terakhir.

Upacara pemakaman Mugabe akan digelar pada Sabtu (14/9) di Stasion Nasional yang berkapasitas 60 ribu tempat duduk di Harare.

Mengenai lokasi pemakaman Mugabe, keluarga Mugabe dan Presiden Emmerson Mnangagwa masih belum sepakat mengenai apakah di kediaman Mugabe di barat laut Harare atau di makam pahlawan di ibu kota Zimbabwe. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More