Rabu 11 September 2019, 09:00 WIB

Permasalahan Papua Harus Diselesaikan Dengan Pendekatan Kultural

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Permasalahan Papua Harus Diselesaikan Dengan Pendekatan Kultural

MI/Bary Fathahilah
Dialog Selasa yang bertajuk 'Papua Bicara Papua : Dari Papua untuk NKRI' di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Selasa malam (10/9).

 

ANGGOTAN DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Sulaeman L Hamzah, mengatakan bahwa segala permasalahan di Papua harus diselesaikan dengan pendekatan kultural. Selain itu, pelayanan terhadap masyarakat Papua juga harus lebih dimaksimalkan lagi.

"Bagaimanapun juga, supaya rakyat Papua bisa kembali mencintai Indonesia, mau tidak mau kita kedepankan pelayanan kepada mereka. Ini tidak bisa ditawar lagi," ujar Sulaeman, saat Dialog Selasa yang bertajuk 'Papua Bicara Papua : Dari Papua untuk NKRI' di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Selasa malam (10/9).

Menurut Sulaeman, hingga saat ini pelayanan terhadap masyarakat Papua masih dikatakan belum dilakukan secara maksimal. Dicontohkan dari sektor pendidikan dan kesehatan.

Di sektor pendidikan, masih banyak sekolah di Papua yang belum mendapatkan pemerataan akses. Sementara di sektor kesehatan, negara juga dinilai belum secara optimal turun ke daerah untuk mengidentifikasi fakta-fakta di lapangan.

"Karena itu sampai dengan hari ini mereka mengklaim bahwa tidak pernah merasakan pembangunan di sana," ujarnya.

Oleh karena itu, diperlukan perencanaan jangka panjang yang matang dalam pembangunan dan pelayanan di Papua. Hal itu harus sungguh-sungguh dilakukan untuk menyelesaikan segala permasalahan.

"Jadi bagaimana selesaikan masalah dengan jangka panjang, dan bagaimana jadikan orang Papua ini sebagai orang Indonesia yang sempurna," kata Sulaeman.

Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom, mengatakan, penyelesaian dan perbaikan di Papua harus disiapkan dalam jangka panjang, setidaknya untuk 25 tahun kedepan. Bagaimana membangun masyarakat Papua yang semakin sejahtera.

"Visinya adalah bagaimana di 25 tahun itu rakyat Papua semakin mencintai Indonesia," harapnya. (Uta/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More