Rabu 11 September 2019, 08:14 WIB

Trump Pecat Penasehat Keamanan Nasional

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Trump Pecat Penasehat Keamanan Nasional

AFP/Sergei GAPON
Penasehat Keamanan Nasional AS John Bolton

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Presiden Donald Trump, Selasa (10/9) waktu setempat, mengumumkan pemecatan penasihat keamanan nasional John Bolton.

Ini merupakan sebuah langkah yang secara luas dilihat sebagai dorongan Presiden untuk bernegosiasi dengan musuh Amerika Serikat (AS) di Afghanistan, Korea Utara (Korut), dan tempat-tempat masalah lainnya.

Trump, yang mengatakan dia sangat tidak sepaham dengan Bolton mengenai kebijakan, diumumkan melalui Twitter, "Saya meminta John untuk mengundurkan diri. Dia menyerahkan surat pengunduran dirinya pagi ini."

Nama pengganti--kepala keamanan nasional keempat Gedung Putih dalam waktu kurang dari tiga tahun--akan dirilis minggu depan, kata Trump.

Bolton, yang telah dijadwalkan memberikan konferensi pers di Gedung Putih tentang masalah yang tidak berhubungan, membantah dipecat, dan bersikeras ia sendiri yang mengundurkan diri.

Baca juga: Perundingan Damai AS dan Taliban Berakhir

Berita ini, datang beberapa hari setelah Trump menimbulkan keributan dengan mengungkapkan dia telah membatalkan pembicaraan rahasia dengan kelompok Taliban.

Bolton adalah sosok veteran dan kontroversial yang terkait erat dengan invasi Irak dan keputusan kebijakan luar negeri agresif lainnya.

Dia telah dilihat sebagai salah satu kekuatan pendorong utama dalam pendekatan berotot Gedung Putih terhadap Iran, Korut, Venezuela, dan di tempat lain.

Terkenal karena kumisnya yang lebar, mantan duta besar AS untuk PBB ini telah mendorong balik upaya-upaya dramatis Trump, meski sejauh ini gagal, untuk bernegosiasi dengan Taliban dan pemimpin Korut Kim Jong-un.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo memperingatkan kepergian Bolton tidak boleh ditafsirkan sebagai perubahan strategi yang digembar-gemborkan.

"Saya tidak berpikir pemimpin mana pun di dunia harus membuat asumsi karena seseorang dari kita melepaskan jabatan kebijakan luar negeri Presiden Trump akan berubah secara material," kata Pompeo kepada wartawan.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin menggarisbawahi Trump dan para pembantu tetap ‘sepenuhnya sepaham’ pada kebijakan sanksi melumpuhkan Washington terhadap Iran, yang dikenal sebagai kampanye tekanan maksimum. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More